Tips Menanam Durian Musang King untuk Pemula

  • 31 Jul 2024 20:27 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Durian jenis Musangking merupakan salah satu durian unggul berasal dari negara Malaysia. Dari harga buah yang fantastis, mencapai Rp. 300.000, per kg, petani Indonesia banyak yang tertarik menanam jenis ini.

Menanam durian jenis musangking memerlukan komitmen, ketelatenan dan ketelitian. Dengan pola perawatan baik, proses dari pembibitan sampai tumbuh buah memerlukan waktu lebih kurang empat tahun.

Setidaknya ada 3 hal yang harus benar-benar diperhatikan

1. Pemilihan Bibit unggul
Untuk memilih bibit unggul, petani harus tahu asal-usul dan sifat pohon indukan durian yang akan di-entres. Entres adalah batang pohon bagian atas yang nantinya bakal menghasilkan buah unggul.

Dengan pemilihan kwalitas bibit unggul yang tepat maka hasil buah durian yang diharapkan akan bagus juga. Sebaiknya menghindari membeli bibit durian sembarangan demi menjamin kwalitas buah yang diharapkan.

2. Pengairan berkala
Pengairan pohon durian sangat penting selama masa pertumbuhannya. Pastikan untuk menyiapkan pengairan berkelanjutan, jangan sampai pohon durian kekeringan karena kekurangan sumber air.
Penyiraman dimusim kemarau bisa dilakukan setiap lima hari sekali dengan jumlah air yang mencukupi kebutuhan pohon. Selain untuk memenuhi kebutuhan air pada tumbuhan, penyiraman juga membantu mempercepat proses penyerapan pupuk yang diaplikasikan.

3. Pemberian Pupuk Lengkap dan berimbang
Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi pohon durian, tentunya dibutuhkan penerapan pemupukan yang tepat, lengkap dan berimbang. Tepat terkait dengan penerapan pupuk untuk kebutuhan tanaman dimasa vegetative dan generative.

Masa vegetative atau pertumbuhan, membutuhkan banyak unsur nutrisi makro primer berupa Nitrogen, Phospat, Kalium (NPK). Sedangkan unsur makro sekunder yang terdiri atas Kalsium, Magnesium, Sulfur diberikan secukupnya saja karena kebutuhan unsur ini tidak sebanyak unsur Primer.
Ketika tanaman memasuki masa Generative atau menjelang pembuahan, pemberian pupuk juga disesuaikan dengan kebutuhanmasa pembungaan dan pembuahan. Masa ini lebih banyak membutuhkan nutrisi Phospat, Kalium, Kalsium dan Sulfur.

Baik dalam masa vegetative maupun generative, unsur pupuk mikro harus terpenuhi pula. Karena meskipun hanya dibutuhkan dalam jumlah yang kecil namun unsur ini juga sangat penting. Unsur mikro yang dimagsud adalah Klor (Cl), Zat besi (Fe), Mangan (Mn),Tembaga (Cu), Seng (Zn),Boron (B), Molibdenum (Mo).
Bagi petani pemula bisa memilih langkah praktis dalam memilih pupuk sesuai dengan membeli pupuk dikios pertanian. Biasanya penjual pupuk akan menjelaskan jenis dan cara pengaplikasiannya pada tanaman.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....