Citra Satelit BMKG : Juli Indonesia Selatan Lebih Dingin

  • 17 Jul 2024 07:59 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang : Jika kita melihat citra satelit dari BMKG diatas, kita akan melihat pola dingin yang ada di hampir seluruh wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan oleh angin muson timur atau monsoon dingin Australia.

Pada periode bulan Juni hingga Agustus Benua Australia sedang memasukin musim dingin. Tekanan udara yang lebih tinggi di Australia, menyebabkan angin berhembus ke arah Indonesia.

Angin ini memiliki ciri khas kering dan dingin, selain itu angin ini menyebabkan minimnya pembentukan awan di udara. Sehingga pelepasan panas ke atmosfer pada malam hari menjadi lebih cepat karena tidak tertahan oleh awan.

Hal inilah yang menyebabkan suhu udara di Indonesia akhir - akhir ini manjadi lebih dingin terutama di malam hari. Bahkan di beberapa dataran tinggi di Indonesia bisa mencapai hingga suhu minus derajat celcius.

Kembali pada foto citra satelit BMKG, kita bisa melihat pengaruh suhu dari Benua Australia. Australia yang sedang dalam periode dingin, mempengaruhi rata - rata suhu di bagian selatan Indonesia.

Jika di tambah dengan melihat pola pergerakan angin, angin dingin Australia berhembus ke arah utara melewati Samudra Pasifik kemudian berbelok dari arah tenggara menuju Indonesia.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....