Kurangnya Minat Mahasiswa Mempelajari Sejarah Bagi Masa Depan Bangsa
- 07 Jul 2023 17:07 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Pengetahuan sejarah memiliki peran penting bagi kehidupan di masa yang akan datang. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, pengetahuan sejarah kurang diminati.
Minimnya kesadaran mahasiswa dalam mempelajari sejarah dapat berpengaruh terhadap masa depan bangsa. Kepala Prodi Sastra Indonesia Universitas Diponegoro, Dr. Sukarjo Waluyo, S.S., M.Hum mengungkapkan sejarah dapat menjadi batu loncatan agar Indonesia lebih maju.
"Jika ingin Indonesia menjadi bangsa besar seperti yang lain, mahasiswa harus belajar sejarah dengan memperbanyak literasi. Anak muda yang tidak paham sejarah pasti bingung arah kedepannya," ungkapnya, Jumat (7/07/2023)
Sukarjo juga menjelaskan bahwa mahasiswa harus berani eksplorasi lebih jauh dan menciptakan sejarah baru yang positif. "Mahasiswa sekarang harus membuka mata dan melangkahkan kaki untuk memperluas pandangan. Jangan males jalan-jalan untuk belajar sejarah," lanjutnya.
Kurangnya pengenalan sejarah yang menarik membuat anak muda mulai bosan. Mahasiswa Universitas Diponegoro, Nurul Hana mengaku kurangnya daya tarik pembelajaran sejarah menjadi penyebab turunnya minat mahasiswa.
"Kalau aku sih tertarik, tapi tidak semua orang suka belajar, mungkin cara pengenalannya seperti di museum dibuat lebih menarik biar anak muda semangat lagi," ucapnya.
Lebih lanjut, Nurul Hana mengatakan berkurangnya minat mahasiswa terhadap sejarah sebaiknya lebih mendapat perhatian pemerintah. "Museum atau tempat untuk mengenalkan sejarah sekarang sedikit, jadi harus ada terobosan dari pemerintah supaya ada perkembangan," lanjutnya.
Kemajuan teknologi juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah kepada masyarakat. (Ara)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....