Salar de Uyuni, Dataran Garam Terluas di Dunia
- 06 Okt 2026 14:40 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Salar de Uyuni di Bolivia dikenal sebagai dataran garam terluas di dunia, yang memiliki hamparan putih sangat luas. Kawasan ini membentang sekitar 10.000 kilometer persegi dan berada di kawasan Altiplano, dataran tinggi Amerika Selatan yang menakjubkan.
Salar de Uyuni terbentuk melalui proses geologi panjang yang berlangsung selama ribuan tahun hingga menghasilkan hamparan garam sangat luas. Kawasan tersebut merupakan sisa danau purba yang mengering, meninggalkan mineral dan endapan garam pada permukaannya secara bertahap.
Ketika air danau menguap, mineral yang terkandung di dalamnya tertinggal dan membentuk lapisan garam dengan ketebalan tertentu secara alami. Proses penguapan berulang kemudian membentuk permukaan datar yang menjadi ciri khas Salar de Uyuni hingga sekarang.
Berdasarkan NASA Earth Observatory, permukaan Salar de Uyuni relatif datar dan didominasi endapan garam, terutama mineral halit yang melimpah. Kondisi tersebut membuat kawasan ini menarik untuk penelitian ilmiah, pengamatan satelit, serta kajian mengenai perubahan lingkungan bumi secara global.
Saat musim hujan tiba, sebagian permukaan Salar de Uyuni dapat tergenang air dalam lapisan tipis yang menyerupai cermin raksasa. Pantulan langit membuat batas antara permukaan tanah dan cakrawala hampir tidak terlihat, menciptakan pemandangan spektakuler bagi wisatawan.
Selain menjadi destinasi wisata, Salar de Uyuni menyimpan sumber daya mineral strategis berupa litium dalam air asin bawah permukaan. Litium tersebut menjadi bahan penting untuk baterai, sehingga kawasan ini memiliki nilai ekonomi strategis bagi Bolivia dan dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....