Kadaka Bukan Sekadar Tanaman Hias di Taman

  • 28 Sep 2026 14:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Tanaman kadaka dari kelompok Asplenium dikenal memiliki daun panjang yang tumbuh membentuk roset menyerupai sarang. Kelompok tumbuhan paku tersebut banyak ditemukan sebagai epifit pada lingkungan hutan tropis dan subtropis.

Salah satu spesies yang banyak diteliti adalah Asplenium nidus, yang dikenal sebagai paku sarang burung. Tanaman tersebut dapat tumbuh menempel pada pohon tanpa mengambil nutrisi secara langsung dari jaringan tanaman yang menjadi tempat tumbuhnya.

Penelitian dalam jurnal Biotropica menunjukkan Asplenium nidus berperan dalam ekosistem tajuk hutan sebagai tempat hidup berbagai komunitas artropoda. Penelitian tersebut juga menemukan distribusinya berkaitan dengan karakter pohon inang serta kondisi lingkungan tempat tumbuh

Penelitian terbaru dalam AoB PLANTS menguji pengaruh ketersediaan air dan nutrien terhadap pertumbuhan Asplenium nidus. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan daun tanaman tersebut lebih dipengaruhi ketersediaan air dibandingkan tambahan nutrien.

Temuan tersebut menunjukkan air memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman epifit seperti Asplenium nidus. Ketika ketersediaan air rendah, tambahan nutrien tidak sepenuhnya meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Dalam ekosistem hutan, keberadaan tanaman epifit juga dapat memberikan ruang hidup bagi berbagai organisme kecil. Struktur tanaman tertentu bahkan mampu menampung air dan material organik sehingga menciptakan lingkungan mikro pada tajuk hutan.

Karena itu, kadaka tidak hanya memiliki nilai estetika sebagai tanaman hias, tetapi juga menarik dari perspektif ekologi. Keberadaannya menunjukkan hubungan kompleks antara tumbuhan epifit, pohon inang, air, nutrien, dan organisme lain.

Menurut penelitian dalam AoB PLANTS tahun 2023, pertumbuhan Asplenium nidus lebih dipengaruhi ketersediaan air dibandingkan tambahan nutrien. Penelitian tersebut dilakukan melalui percobaan terkontrol dengan perlakuan air serta nitrogen dan fosfor terhadap tanaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....