iSemantic 2026 Udinus Perkuat Koneksi Riset dan Industri

  • 21 Sep 2026 18:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, International Seminar on Application for Technology of Information and Communication (iSemantic) 2026 yang digelar Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menghadirkan rangkaian workshop bagi seluruh peserta. Pada edisi ke-11 tahun ini, peserta mengikuti pameran teknologi, kunjungan industri ke PLTS Tambak Lorok milik PT PLN Indonesia Power, serta workshop pemodelan dan simulasi bersama MathWorks pada Jumat 18 September 2026.

Ketua Panitia iSemantic 2026, Prof. Dr. Muljono, S.Si., M.Kom., menjelaskan, pelibatan industri menjadi pembeda konferensi ini. Dengan menggandeng industri, peserta yang merupakan mahasiswa ini mendapatkan gambaran mengenai apa saja yang dibutuhkan di dunia industri.

"Kami ingin menggandeng industri, karena sekarang banyak program pemerintah melalui hibah Kedaireka, LPDP, dan BRIN dengan dana cukup besar untuk hilirisasi. Jadi tidak hanya riset untuk publikasi, tapi diimplementasikan menjadi produk yang bisa dimanfaatkan masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis Senin 21 September 2026.

Muljono berharap mahasiswa yang terlibat dapat mengenal industri yang ada di Indonesia untuk bekerja, magang, atau kegiatan lainnya. Mitra yang terlibat antara lain MathWorks, Festo Indonesia, dan Indonesia Power.

Technical Program Committee Chair iSemantic 2026, Dr. Ir. Dian Retno Sawitri, M.T., IPM, ASEAN Eng., menuturkan bahwa kunjungan ke Indonesia Power sejalan dengan temanya, yaitu "Harnessing Computational Modeling and Optimization for Resilient Energy Transitions". Menurutnya, tema ini dipilih untuk menghubungkan riset komputasi dengan tantangan nyata transisi energi berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan agenda affordable and clean energy.

"Di workshop ini kami memberikan pembekalan yang dekat dengan bidang elektro. Salah satunya belajar tentang PLTS di Indonesia Power, dilanjutkan dengan simulasi terkait energi baru terbarukan dengan MATLAB, termasuk pemodelan grid forming," jelasnya.

Materi dari MATLAB disampaikan oleh Application Engineer di TechSource Systems, Ade Pratama Suryo Kusuma, S.T., M.Eng. Selain itu, terdapat workshop lain secara paralel, yakni dari PT Sogy Energy Indonesia yang dipaparkan oleh Project Management sekaligus Head Engineer/Lead Solar PV Technician, Suswantoro, S.T., dan dari Sage Asia Pacific yang dipaparkan oleh Senior Library Sales Executive untuk wilayah cakupan Vietnam, Indonesia, dan Filipina, Mutiara Choiriyah.

Kunjungan ini diikuti oleh 150 peserta yang sebagian besar berasal dari Teknik Elektro dan Teknik Biomedis. Dengan adanya workshop dan kunjungan ini, diharapkan mereka dapat membuktikan teori kuliah di lapangan. Di lokasi kunjungan, Manajer Pemeliharaan PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Johan Kurniawan, memaparkan bahwa PLTS terapung merupakan unit pendukung energi surya yang berada di dalam area PLTGU Tambak Lorok. Pembangkit yang memanfaatkan terik matahari ini berkapasitas sekitar 1 MWp dan PLTS atap sekitar 500 kWp.

Listrik dari PLTS ini dimanfaatkan untuk produksi hidrogen melalui elektroliser.

Hidrogen tersebut dipakai untuk pendingin generator, dan disebut sebagai salah satu green hydrogen di Tambak Lorok, sejalan dengan agenda affordable and clean energy dalam transisi energi berkelanjutan.

"Kami sangat senang bisa berbagi ilmu tentang energi baru terbarukan. Teman-teman Udinus bisa melihat langsung bagaimana solar PV ini bekerja. Saat ini PLTS kami gunakan langsung untuk pemakaian sendiri di PLTGU Tambak Lorok," kata Johan. Kunjungan industri dan workshop tersebut merupakan bagian dari rangkaian utama iSemantic 2026. Pada hari yang sama, peserta juga meninjau pameran teknologi yang menampilkan booth mitra industri dan produk Capstone Design.

Selain rangkaian workshop, peserta juga mengikuti kegiatan utama iSemantic 2026 yang berlangsung pada Sabtu 19 September 2025 di Aula Gedung E lantai 3 Udinus. Kegiatan ini dibuka dengan materi dari tiga keynote speech, yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi paralel makalah. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, dengan 36 paper dipaparkan langsung dan 70 yang lolos sisanya secara daring, mencerminkan semangat industry innovation and infrastructure dalam pengembangan riset teknologi informasi dan komunikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....