Hadirkan Yenny Wahid, Udinus Bekali Mahasiswa Baru dengan Nilai Kebangsaan

  • 07 Sep 2026 16:02 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mendorong 3.658 mahasiswa baru untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter pejuang, kepedulian sosial, dan nilai kebangsaan sebagai bekal menghadapi masa depan. Dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru tersebut, Udinus menghadirkan Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid untuk memberikan kuliah umum.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Dinus Inside 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin 7-9 September 2026. Rektor Udinus Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom mengatakan, kehadiran Yenny Wahid sengaja dihadirkan untuk memberikan perspektif berbeda kepada mahasiswa baru yang mayoritas berasal dari Generasi Z.

Menurutnya, mahasiswa saat ini memiliki karakter kritis, namun juga menghadapi berbagai kegelisahan terkait masa depan, perkembangan teknologi, hingga persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kami sengaja mengundang Ibu Yenny Wahid untuk datang ke Udinus memberikan insight yang berbeda kepada mahasiswa-mahasiswa baru kami. Bagaimana cara berbangsa dan bernegara yang baik, bagaimana menghadapi krisis di era seperti ini, bagaimana berjuang, itu rata-rata keluhan-keluhan dari mahasiswa yang sekarang," kata Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom Senin 7 September 2026.

Ia menilai pengalaman Yenny Wahid dalam kehidupan sosial dan kebangsaan dapat menjadi inspirasi sekaligus menjembatani pemahaman mahasiswa Generasi Z terhadap berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Pulung mengaku senang melihat antusiasme mahasiswa selama mengikuti kuliah umum. Menurutnya, respon yang ditunjukkan mahasiswa menjadi bukti bahwa Generasi Z memiliki perhatian dan pemikiran kritis terhadap persoalan di sekitarnya.

Sementara itu, Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan bibit-bibit muda dan calon pemimpin masa depan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali dengan keahlian dan kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki nilai kebijaksanaan, welas asih, toleransi, dan keberanian untuk memperjuangkan kebenaran.

"Supaya pemimpin-pemimpin muda yang lahir dari Udinus nanti adalah pemimpin yang tidak saja punya keahlian, tapi juga punya wisdom, punya sifat welas asih, dan keinginan untuk berbuat dan mengabdi bagi bangsa dan negara," kata Yenny.

Ia berharap mahasiswa mampu menghargai perbedaan, menjaga toleransi, serta memiliki keberanian untuk menegakkan kejujuran dan demokrasi. Menurut putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tersebut, nilai-nilai Gus Dur perlu terus digaungkan di kalangan generasi muda. Nilai kemanusiaan dan penghargaan terhadap keberagaman, menurutnya, harus menjadi pegangan hidup bagi mahasiswa.

"Kita harus memastikan bahwa anak-anak muda mau tetap berpikiran terbuka, menghargai perbedaan, mau berjuang untuk kemanusiaan, punya keberanian untuk membela yang lemah, mau berjuang agar demokrasi bisa tetap ditegakkan dan mau melindungi sesama," ujarnya.

Yenny juga mengapresiasi karakter mahasiswa Udinus yang dinilainya pintar, kritis, berani, dan cerdas. Namun demikian, ia mengakui generasi muda saat ini juga menghadapi kecemasan akibat pesatnya perkembangan teknologi dan kondisi sosial yang belum sepenuhnya ideal.

Hal senada disampaikan Rektor Udinus Prof. Pulung Nurtantio Andono. Ia mengatakan Udinus selama ini membangun karakter mahasiswa melalui penguatan jiwa kewirausahaan. Namun, jiwa kewirausahaan tersebut tidak selalu dimaknai sebagai dorongan untuk seluruh mahasiswa menjadi pengusaha.

Dalam kegiatan tersebut, Wahid Foundation dan Udinus juga menyerahkan 10 beasiswa kepada mahasiswa yatim piatu. Pemberian beasiswa tersebut bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-22 Wahid Foundation sekaligus hari kelahiran Gus Dur. Pulung menyebut kerja sama tersebut menjadi kehormatan bagi Udinus. Ia berharap kolaborasi antara Udinus dan Wahid Foundation dapat terus diperluas dalam berbagai bidang, khususnya pengembangan generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....