Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Usung Konsep Raja Nusantara

  • 07 Sep 2026 15:52 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang - Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) SMA Negeri 1 Batang periode 2026/2027 dikemas berbeda dengan memadukan kegiatan kokurikuler dan pertunjukan karakter tokoh kerajaan Nusantara. Sejumlah calon ketua OSIS tampil sebagai karakter raja dan ratu untuk menyampaikan pesan moral sekaligus menarik perhatian pemilih.

Metode tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membuat proses pemilihan pemimpin siswa lebih menarik. Para calon tidak hanya menyampaikan visi dan misi melalui orasi, tetapi juga menampilkan karakter sejarah Nusantara dengan pesan tentang kejujuran, ketangguhan, dan kerja sama.

Beberapa tokoh yang ditampilkan di antaranya Raja Mulawarman yang diperankan Fausta Adi Baswara, Ratu Shima oleh Diah Ayu Maharani, serta Raja Hayam Wuruk yang diperankan Gesta Rangga Aura Sanjaya. Penampilan tersebut telah dipersiapkan para siswa melalui latihan selama beberapa pekan.

Kepala SMA Negeri 1 Batang, Sugeng, mengatakan kolaborasi Pilketos dengan kegiatan kokurikuler dilakukan agar siswa memiliki semangat untuk memilih calon pemimpin dengan tepat. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan budaya dan nilai kesejarahan kepada para siswa.

“Ada Raja Hayam Wuruk, Ratu Shima dan Raja Mulawarman yang semuanya ditampilkan secara maksimal hasil berlatih beberapa pekan. Semoga Pilketos yang dikolaborasikan dengan kokurikuler ini menjadikan siswa mampu membawa nama baik sekolah di masa depan,” ungkapnya, Senin 7 September 2026.

Menurut Sugeng, pertunjukan seni yang ditampilkan para calon diharapkan mampu menarik perhatian siswa dalam menentukan pilihannya. Setelah penampilan tersebut, para calon juga menyampaikan visi dan misi serta menjawab pertanyaan di hadapan ratusan pemilih.

“Mereka bisa menjawab pertanyaan yang kami ajukan sesuai dengan latar belakang masing-masing dan sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai calon pemimpin yang baik haruslah mampu melayani rakyatnya, demikian pula sebagai ketua OSIS harus bisa melayani warga sekolah, bukan malah minta dilayani,” katanya.

Sugeng juga mengingatkan seluruh siswa agar mencermati program kerja dan gagasan yang disampaikan setiap calon sebelum menentukan pilihan. Ia menekankan pentingnya proses pemilihan yang demokratis dan tidak dipengaruhi iming-iming tertentu.

“Simak betul-betul orasi yang dipaparkan, berdasarkan daya pikir, untuk dijadikan pilihanmu. Bukan karena iming-iming benda atau apapun karena bisa menciderai proses berdemokrasi,” ucapnya.

Salah satu siswa, Althaf, menilai pemilihan ketua OSIS tidak hanya berdampak untuk periode kepengurusan saat ini, tetapi juga menjadi pembelajaran demokrasi yang dapat berlanjut pada masa mendatang. Ia berharap para calon mampu merealisasikan program yang telah disampaikan untuk kemajuan sekolah.

“Ketiganya sudah mewakili harapan kami. Semoga apa yang dijanjikan bisa benar-benar terwujud untuk kemajuan SMA 1,” ucapnya.

Menurut Althaf, penyampaian orasi yang dikemas melalui kegiatan kokurikuler menjadi sesuatu yang menarik dan menunjukkan kerja sama antarsiswa. Ia juga pernah terlibat sebagai tim sukses salah satu pasangan calon pada pemilihan tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin saya juga jadi timses salah satu pasangan calon yang membutuhkan kerja sama antara siswa dan warga sekolah lainnya, hingga menyuguhkan penampilan yang menarik perhatian pemilih,” ujarnya.

Ia mendukung pelaksanaan Pilketos yang dikemas dengan kegiatan kokurikuler karena membuat penyampaian visi dan misi calon lebih menarik serta mudah diterima siswa. Ia berharap siapa pun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dan tugasnya dengan baik demi kenyamanan seluruh warga sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....