Rewiring Hope: Preschool Usia 2 Tahun Tak Selalu Diperlukan
- 26 Agt 2026 15:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Rewiring Hope Indonesia menilai preschool usia dua tahun tidak selalu menjadi kebutuhan setiap anak. Founder Rewiring Hope Indonesia, Anastasia Tantri, menyampaikan pandangan tersebut dalam siaran Pro 2 Semarang, Jumat, 21 Agustus 2026.
Tantri menjelaskan keputusan memasukkan anak ke preschool bergantung kondisi keluarga. Faktor utama ialah ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak.
Menurutnya, preschool menjadi penting jika orang tua bekerja dan anak minim pendampingan berkualitas. Sebaliknya, sekolah dini belum mendesak bila lingkungan rumah sudah mendukung.
"Esensi pertumbuhan bukan tentang boleh atau tidak," ujar Tantri. Ia menekankan pentingnya ekosistem bagi perkembangan anak.
Selain lingkungan, nutrisi menjadi fondasi utama perkembangan otak anak sejak usia dini. Kondisi pencernaan yang sehat dinilai berpengaruh terhadap kemampuan belajar dan fokus.
Tantri juga menyoroti pentingnya relasi hangat antara orang tua dan anak. Menurutnya, perkembangan otak dipengaruhi kebiasaan dan hubungan yang dibangun setiap hari.
Ia menambahkan tidak ada patokan usia pasti untuk memasukkan anak ke preschool. Orang tua dinilai paling memahami kesiapan dan karakter anak masing-masing.
Tantri mengingatkan orang tua memilih preschool yang mengutamakan perkembangan menyeluruh. Sekolah sebaiknya tidak hanya mengejar kemampuan akademik anak.
Ia juga mengimbau orang tua tidak membandingkan pencapaian anak dengan teman sebayanya. "Setiap manusia punya milestone tersendiri," kata Tantri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....