Peneliti Udinus Latih Peternak Sapi Perah, Olah Susu Jadi Keju
- 20 Agt 2026 13:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Boyolali - Tim peneliti Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang melatih peternak sapi perah untuk mengolah susu menjadi keju di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, baru-baru ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tim Udinus dilakukan untuk meningkatkan nilai jual produk peternak sapi yang selama ini hanya menjual susu segar dan mentah.
Sebanyak belasan peternak sapi perah antusias mengikuti pelatihan pembuatan keju di Desa Banyuanyar. Program Pengabdian Masyarakat Skema Pemberdayaan Wilayah ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun pendanaan 2026.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dari Udinus, Prof Kusmiyati PhD mengaku menggandeng mitra kelompok tani Sumber Widodo 1 Desa Banyuanyar dalam kegiatan tersebut. Sasaran pengabdiannya kelompok peternak sapi perah.
Pihaknya mengaku ingin mengedukasi peternak sapi perah supaya bisa mengolah produk susu segar, menjadi makanan olahan yang memiliki nilai jual tinggi yaitu keju. Tim peneliti berupaya meningkatkan keterampilan kelompok tani melalui pelatihan pembuatan keju tersebut.

"Kami ingin peternak sapi memanfaatkan susu menjadi produk olahan, seperti pembuatan keju. Kalau mereka biasanya menjual susu segar Rp8 ribu per liternya, kalau sudah diolah menjadi keju itu harganya bisa mencapai Rp200 ribu per kilogramnya," ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kusmiyati menjelaskan, tim peneliti melibatkan perajin keju yang sudah sukses untuk memberikan pelatihan kepada peternak sapi. Peserta pelatihan diajarkan cara pembuatan keju secara detil, mulai penyiapan bahan baku, teknik memasak, hingga proses sterilisasi agar produk siap konsumsi.
Ketua Kelompok Ternak Sumber Widodo I, Parmono merasa antusias dengan pelatihan pembuatan keju, karena bisa meningkatkan nilai jual produk susu sapi. Awalnya, peternak sapi perah ini hanya menjual susu segar dan mentah, setelah pelatihan ini akan mengembangkan produknya menjadi keju.
"Peternak sapi perah hanya menjual susu segar dan susu mentah, termasuk turunannya yogurt. Dengan pelatihan ini, peternak sapi perah merasa terbantu karena dibekali keterampilan pembuatan keju dari tim Udinus," ungkapnya.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan Kemendiktisaintek yang telah memberikan bantuan peralatan, khususnya untuk pembuatan produk keju. Tidak hanya pelatihan membuat keju, tim Udinus juga memberikan pembekalan terkait dengan pemasaran digital, ini supaya produk susu segar dan keju yang dihasilkan nantinya bisa dipasarkan tidak hanya ke lokal, tapi seluruh wilayah di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....