Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Pemanfaatan Sampah Plastik Jadi Paving Block
- 20 Agt 2026 02:37 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang – KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2026 membuat prototipe paving block berbahan sampah plastik di Balai Desa Klidang Wetan, Kecamatan/ Kabupaten Batang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai alternatif pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Mahasiswa KKN Undip, Muhammad Sulthanul Auliyanto menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan. "Sampah plastik menjadi salah satu permasalahan lingkungan karena sulit terurai dan dapat menumpuk apabila tidak dikelola dengan baik," kata Muhammad Sulthanul.
Melalui pembuatan prototipe ini, pihaknya memperkenalkan kepada masyarakat salah satu alternatif pemanfaatan kembali sampah plastik melalui proses pengolahan menjadi paving block. Pembuatan prototipe diawali dengan mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan, termasuk sampah plastik, pasir, oli, kompor, wadah pemanasan, alat pengaduk, dan cetakan paving block.
Menurut dia, pasir terlebih dahulu disaring. Kemudian, oli ditambahkan sebagai salah satu bahan campuran sebelum proses pemanasan dan pencampuran dilakukan.
Pada tahap berikutnya, kata dia, bahan dipanaskan dan diaduk hingga tercampur secara merata sebelum dimasukkan ke dalam cetakan. Salah satu komposisi yang digunakan dalam pembuatan prototipe terdiri atas sekitar 2 kilogram sampah plastik, 3 kilogram pasir, dan 1,5 liter oli.

"Campuran yang telah siap kemudian dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk paving block dan dipadatkan agar mengikuti bentuk cetakan. Setelah proses pencetakan selesai, campuran dibiarkan hingga mengeras dan menghasilkan prototipe paving block berbahan sampah plastik," ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat Desa Klidang Wetan turut hadir dalam kegiatan tersebut dan dapat melihat secara langsung proses pembuatan prototipe. Kehadiran masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan karena prototipe ini tidak hanya dibuat sebagai produk, tetapi juga sebagai media untuk mengenalkan alternatif pengelolaan dan pemanfaatan sampah di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, dia berharap, masyarakat memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan kembali sampah plastik dan potensi pengembangannya menjadi produk yang memiliki nilai guna. Prototipe yang dihasilkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan kembali yang selanjutnya masih dapat dikaji dan dikembangkan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Desa Klidang Wetan.
"Pembuatan prototipe paving block ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Reguler Tim II Undip 2026 dalam memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat Desa Klidang Wetan," ungkapnya. Pengujian lebih lanjut terhadap kekuatan, ketahanan, keamanan, dan komposisi bahan tetap diperlukan sebelum prototipe dapat diterapkan untuk kebutuhan konstruksi tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....