Narwhal, Paus Kutub dengan Gading seperti Unicorn Laut
- 20 Agt 2026 10:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Narwhal atau Monodon monoceros merupakan paus bergigi yang hidup di perairan dingin kawasan Arktik. Hewan laut ini terkenal karena memiliki gading panjang berbentuk spiral yang membuatnya sering disebut sebagai unicorn laut.
Gading narwhal sebenarnya bukan tanduk, melainkan gigi yang tumbuh keluar dari rahang bagian atas. Pada umumnya, gading tersebut dimiliki narwhal jantan, meskipun sebagian kecil betina juga dapat memilikinya.
Gading itu biasanya tumbuh dari gigi sebelah kiri dan dapat mencapai panjang sekitar tiga meter. Bentuknya yang berpilin menjadi salah satu ciri paling mudah dikenali dari hewan laut tersebut.
Narwhal memiliki tubuh berbintik hitam dan putih dengan kepala kecil serta tidak mempunyai sirip punggung. Tubuhnya dirancang untuk bertahan hidup dan bergerak di antara perairan dingin serta lapisan es Arktik.
Menariknya, gading narwhal bukan sekadar bagian tubuh untuk mempercantik penampilan hewan tersebut. Para ilmuwan menemukan bahwa gading dapat berperan dalam interaksi sosial dan membantu narwhal mengenali kondisi lingkungan sekitarnya.
Menurut laman National Oceanic and Atmospheric Administration, Narwhal juga dikenal penyelam yang sangat andal di lingkungan laut Arktik. Hewan ini dapat menyelam hingga kedalaman sekitar 1.200 meter dan bertahan berada di bawah permukaan selama waktu tertentu.
Makanan narwhal antara lain ikan Arktik, cumi-cumi, udang, dan beberapa jenis hewan laut lainnya. Mereka biasanya mencari makanan di perairan dalam dengan menggunakan kemampuan menyedot mangsa melalui mulutnya.
Keberadaan gading narwhal juga diyakini turut menginspirasi legenda tentang unicorn yang berkembang di Eropa pada masa lalu. Gading yang dibawa dari kawasan Arktik dahulu dianggap sebagai bukti keberadaan makhluk bertanduk dalam cerita rakyat.
Narwhal menjadi salah satu hewan unik yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam beradaptasi dengan lingkungan ekstrem. Namun, perubahan iklim, hilangnya es laut, perburuan, serta berbagai gangguan lingkungan menjadi tantangan bagi kelangsungan hidupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....