Lewat Booklet Bilingual, KKN Undip Bantu UMKM Rejosari Tembus Pasar Lebih Luas

  • 15 Agt 2026 16:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal — Upaya memperluas promosi produk lokal dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melalui pendampingan pembuatan booklet profil usaha bilingual (Indonesia-Inggris) bagi pelaku UMKM di Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Booklet tersebut diserahkan kepada pelaku UMKM di Kantor Desa Rejosari, baru-baru ini.

Penyerahan booklet ini sebagai bagian dari program multidisiplin 2 yang dilaksanakan mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, Undip, Aisha Salsa Rizqillah, dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dea Adielyani SM MM. Kegiatan ini sekaligus untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Aisha menuturkan, program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya media promosi profesional yang dimiliki sejumlah UMKM di Desa Rejosari sehingga potensi produk lokal belum dapat diperkenalkan secara optimal. "Melalui booklet bilingual, pelaku UMKM didampingi untuk menyusun profil usaha dan memperkenalkan produk dalam Bahasa Indonesia serta Bahasa Inggris," ungkapnya.

Menurut dia, pendampingan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari wawancara dan pendataan UMKM, dokumentasi produk dan lokasi usaha, penyusunan narasi profil dalam dua bahasa, hingga desain dan pencetakan booklet. Tiga UMKM dengan produk unggulan menjadi sasaran program untuk membantu mereka memiliki media promosi yang lebih terstruktur dan profesional.

Ia menjelaskan, booklet tersebut memuat informasi mengenai identitas usaha, latar belakang, karakteristik, serta produk yang ditawarkan oleh masing-masing UMKM. Penggunaan dua bahasa menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan informasi produk sekaligus membuka peluang promosi kepada konsumen dari berbagai latar belakang.

Melalui program ini, kata dia, mahasiswa KKN Undip membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dalam memperkenalkan usaha dan produk mereka melalui media yang lebih informatif dan komunikatif. Keberadaan booklet bilingual diharapkan dapat mendukung perluasan pemasaran, meningkatkan daya saing produk lokal, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi UMKM Desa Rejosari.

Sementara itu, Kepala Desa Rejosari, Mukhtarom menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menilai booklet dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk mereka secara lebih luas.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang membantu UMKM di Desa Rejosari. Booklet ini dapat menjadi media promosi yang lebih profesional dan membantu memperkenalkan produk masyarakat kepada pasar yang lebih luas,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....