Archvision 2026, SCU Pamerkan Karya Arsitektur Berbasis Keberlanjutan

  • 14 Agt 2026 10:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Soegijapranata Catholic University (SCU) menampilkan karya mahasiswa Arsitektur yang mengusung konsep keberlanjutan melalui Pameran Karya Mahasiswa “Archvision” 2026. Pameran ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan gagasan desain yang tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga memperhatikan lingkungan, keselamatan, dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Pameran tersebut berlangsung pada 12-14 Agustus 2026 di Selasar Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan, Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Sharing Session - KUM IAI: 4 “Archvision” yang digelar secara hybrid, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ketua Program Studi Arsitektur SCU, Dr. Ir. V.G. Sri Redjeki, M.T., mengatakan pembelajaran arsitektur di SCU tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan desain yang menarik secara visual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, perhatian terhadap ekologi dan bangunan hijau telah menjadi bagian dari identitas Program Studi Arsitektur SCU sejak lama, bahkan sebelum isu keberlanjutan berkembang menjadi tren dalam industri arsitektur.

“Spirit universitas itu kaitannya dengan keberlanjutan, bangunan hijau, dan peduli lingkungan. Ekologi itu kita pegang terus. Harapannya teman-teman mahasiswa tidak hanya menghasilkan desain yang estetis, tetapi juga mempertimbangkan kondisi lingkungan, keselamatan, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu karya yang ditampilkan merupakan hasil pengembangan mahasiswa berprestasi, Neysya Hartono, Jennifer Purnomo, dan Novita Masitoh. Ketiganya berhasil meraih Juara 2 Sayembara Resilience Architecture “Best of Studio” 2026 yang digelar Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah bersama Program Studi Arsitektur SCU.

Dalam sayembara tersebut, mereka mengembangkan konsep bangunan yang mampu beradaptasi terhadap kondisi bencana banjir. Desain tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur, tetapi juga mempertimbangkan keselamatan, ekonomi, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat setelah bencana.

“Kami ingin mengasah kemampuan merancang bangunan yang tidak hanya estetis, tapi juga adaptif, solutif, dan aman di wilayah rawan bencana. Sekaligus, mampu mendukung pemulihan sosial-ekonomi pascabencana,” ujar Neysya.

Menurut Neysya, gagasan tersebut berangkat dari persoalan banyaknya korban bencana yang tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan diri. Oleh karena itu, tim merancang hunian dengan sistem pondasi menggunakan puing beronjong dan sistem panggung.

Konsep tersebut tidak ditujukan untuk sepenuhnya menghalau banjir, melainkan memberikan tambahan waktu bagi penghuni untuk melakukan evakuasi ketika bencana terjadi. “Kami lebih fokus untuk membuat hunian sementara yang ‘memberi waktu lebih’ dalam proses evakuasi ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Selain menampilkan karya mahasiswa, Sharing Session “Archvision” juga menghadirkan dua alumni Program Studi Arsitektur SCU, Dr. Ir. Taufan Madya Sworo, S.T., M.T., dan Rosiana Budiarti Santoso, S.Ars. Keduanya berbagi pengalaman mengenai kiprah setelah menyelesaikan pendidikan di SCU.

Dr. Taufan saat ini menjabat sebagai Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman (PKBGKP) Ahli Madya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI. Sementara Rosiana, yang menyelesaikan studi pada 2024, tengah membangun karier sebagai Junior Architect di Nodes Architect Studio.

Sri Redjeki mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan beragam peluang karier yang dapat ditempuh lulusan. “Tujuannya memang memperkenalkan luaran dari mahasiswa dan alumni yang dari sini bisa di mana saja, bisa bekerja di mana saja,” ujarnya.

Komitmen terhadap keberlanjutan juga diperkuat melalui pengembangan kompetensi dosen di bidang bangunan hijau dan penerapannya dalam proses perancangan. Melalui Archvision 2026, SCU ingin menunjukkan bahwa pendidikan arsitektur dapat melahirkan karya yang responsif terhadap persoalan lingkungan sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....