Politeknik Negeri Semarang Perkuat Kolaborasi Industri dan Global di Usia ke-44
- 06 Agt 2026 10:38 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Politeknik Negeri Semarang (Polines) memanfaatkan momentum Dies Natalis ke-44 untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan industri, serta memperluas kolaborasi global. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama sejumlah mitra strategis sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Gedung Serbaguna Kampus Polines, Kamis, 6 Agustus 2026. Mitra yang terlibat meliputi Pemerintah Kota Semarang, Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah, PT Jawa Tengah Lahan Andalan (Jatengland), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang, dan Asia Small Business Federation (ASBF).
Direktur Polines, Dr. Garup Lambang Goro, S.T., M.T., mengatakan usia ke-44 menjadi momentum bagi Polines untuk terus berkembang. Polines ingin menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Usia 44 tahun merupakan masa yang sudah cukup dewasa. Kami ingin menjadi politeknik yang unggul, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pengembangan pendidikan berwawasan global," ujarnya.
Menurut Garup, penguatan kolaborasi dengan berbagai mitra menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas lulusan. Selama ini, dunia industri dilibatkan dalam penyusunan kurikulum, kegiatan penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat agar kompetensi lulusan selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
"Selama ini kami selalu bekerja sama dengan industri sehingga riset, pengabdian masyarakat, maupun penyusunan kurikulum selalu mengacu pada kebutuhan industri. Dengan begitu lulusan dapat langsung beradaptasi dengan perkembangan yang ada," katanya.
Komitmen tersebut didukung berbagai capaian institusi. Hingga 2026, Polines memiliki 8.928 mahasiswa aktif dan didukung 361 dosen, dengan 11,6 persen di antaranya telah berkualifikasi doktor. Minat masyarakat juga terus meningkat, ditandai dengan 40.977 pendaftar pada 2025 atau naik 21,1 persen dibanding tahun sebelumnya.
Di bidang penelitian, produktivitas ilmiah Polines juga menunjukkan perkembangan positif. Selama periode 2020–2026, sivitas akademika menghasilkan 3.402 publikasi ilmiah, termasuk ratusan jurnal internasional yang sebagian telah terindeks Scopus sebagai upaya meningkatkan kualitas riset bereputasi.
Ke depan, Polines menargetkan perluasan kolaborasi riset dan kerja sama internasional melalui program double degree serta student mobility, serta menjalin komunikasi dengan sejumlah institusi luar negeri untuk membuka peluang kolaborasi lebih luas. “Hari ini juga kami menandatangani MoU dengan sejumlah instansi pemerintah, BUMN, organisasi profesi, dan sektor swasta untuk memperkuat kolaborasi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....