Festival Guru Transformatif SCU, Ajang Berbagi Solusi Tantangan Pendidikan
- 04 Agt 2026 13:57 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Guru dari berbagai SMA dan SMK di Indonesia memanfaatkan Festival Guru Transformatif (FGT) 2026 sebagai ruang untuk berbagi gagasan dan solusi atas berbagai tantangan pendidikan. Melalui karya berupa artikel, video singkat, hingga presentasi daring, para peserta menampilkan praktik-praktik pembelajaran yang inovatif dan inspiratif.
Puncak Festival Guru Transformatif 2026 yang diselenggarakan Soegijapranata Catholic University (SCU) menjadi wadah bagi para pendidik untuk saling bertukar pengalaman sekaligus menunjukkan berbagai inovasi yang lahir dari proses pembelajaran di sekolah. Kompetisi tersebut juga mendorong guru menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Ketua Festival Guru Transformatif 2026, Patrick Yessandro Pristantyo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para guru yang terus berupaya mengembangkan kualitas pendidikan melalui berbagai inovasi. "Karya-karya yang dihadirkan menunjukkan praktik pendidikan yang inspiratif dan menjadi semangat transformasi dalam dunia pendidikan," katanya dalam siaran pers, Selasa, 4 Agustus 2026.
Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho menilai perkembangan teknologi membuka peluang lebih besar bagi para guru untuk menyebarluaskan praktik-praktik baik yang telah diterapkan di sekolah. Menurutnya, berbagai platform digital dapat dimanfaatkan agar inovasi pembelajaran dapat menjangkau lebih banyak pendidik di berbagai daerah.
"Sekarang banyak platform yang dapat dimanfaatkan. Praktik-praktik baik yang dilakukan para guru mampu menjangkau lebih banyak pendidik, termasuk di berbagai daerah," ujarnya.
Sebelum puncak acara, FGT 2026 juga menggelar Webinar Nasional pada 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Guru Besar Faculty of Language and Arts sekaligus Kepala Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) SCU Prof. Dr. Heny Hartono, guru SMA Tarakanita 1 Jakarta Juliana Pramesti, serta Pemimpin Redaksi Project Multatuli Fahri Salam.
Dalam webinar tersebut, para narasumber membahas berbagai persoalan pendidikan di Indonesia, mulai dari praktik pembelajaran yang masih berorientasi pada capaian akademik hingga isu kesejahteraan guru yang dinilai turut memengaruhi kualitas proses belajar mengajar. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya berbagi praktik baik dan mendorong lahirnya transformasi pendidikan di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....