Jaga Kesehatan Mental Keluarga di Era Digital, USM Bekali Pengurus PKK
- 29 Jul 2026 16:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Universitas Semarang (USM) membekali para pengurus PKK di Kelurahan Lamper Lor dengan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental keluarga di era digital. Edukasi tersebut diberikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Psikoedukasi Keberfungsian Keluarga: Menjaga Kesehatan Mental Keluarga di Era Digital" yang digelar pada Selasa, 28 Juli 2026.
Kegiatan diikuti 50 peserta yang terdiri atas ketua PKK tingkat RT dan RW di Kelurahan Lamper Lor. Para peserta diharapkan menjadi agen edukasi yang mampu menyebarluaskan pemahaman tentang kesehatan mental dan ketahanan keluarga di lingkungan masing-masing.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Psikologi USM, Sri Widyawati, M.Si., Psikolog, mengatakan keberfungsian keluarga menjadi fondasi utama dalam menjaga kesehatan mental seluruh anggota keluarga. Menurutnya, perkembangan teknologi digital menghadirkan berbagai tantangan yang perlu dihadapi secara bijak.
Era digital, lanjut Sri, membawa perubahan pola komunikasi dalam keluarga seiring meningkatnya penggunaan gawai dan media sosial. Kondisi tersebut juga berpotensi memunculkan berbagai persoalan psikologis apabila tidak disikapi dengan tepat.
Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep keberfungsian keluarga serta pentingnya membangun komunikasi yang sehat. Peserta juga dibekali penguatan peran orang tua dalam mendampingi penggunaan media digital serta strategi membangun hubungan keluarga yang hangat, suportif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
"Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Sehingga peserta dapat berbagi pengalaman serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam kehidupan keluarga sehari-hari," katanya.
Sri menjelaskan, keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan dalam membentuk karakter, menjaga kesehatan mental, serta membangun kemampuan individu menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas para pengurus PKK dinilai menjadi langkah strategis agar edukasi mengenai kesehatan mental dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
"Kami berharap, melalui kegiatan ini para Ketua PKK mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh. Menjadi motor penggerak dalam mengedukasi keluarga-keluarga di wilayah Kelurahan Lamper Lor mengenai pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, komunikatif, dan sehat secara mental di tengah perkembangan era digital," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui edukasi berbasis ilmu psikologi. "Kami berharap, sinergi antara akademisi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mewujudkan keluarga yang tangguh, sehat, dan sejahtera," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....