Bukan Lagi Soal Lulusan, PUtech Kini Hadapi Tantangan Menuju Kampus Kelas Dunia

  • 27 Jul 2026 14:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Ketua Senat Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech), Prof. Indratmo Soekarno, menilai tantangan terbesar kampus saat ini bukan lagi pada penyerapan lulusan, melainkan meningkatkan reputasi institusi hingga mampu bersaing di tingkat internasional. Hal itu disampaikannya usai Sidang Senat Terbuka di Auditorium Soejono Sosrodarsono, Kampus 2 PUtech, Semarang, Senin, 27 Juli 2026.

Menurutnya, meski baru berdiri pada 2019, PUtech telah menunjukkan kinerja yang baik. Mayoritas lulusan terserap dunia kerja dalam waktu kurang dari tiga bulan.

"Politeknik ini memang masih muda, tetapi lulusannya sudah diterima dengan sangat baik oleh dunia kerja. Tantangan kami sekarang adalah meningkatkan reputasi institusi agar memperoleh akreditasi unggul," ujarnya.

Prof. Indratmo mengatakan, target jangka panjang PUtech adalah menjadi perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University). Untuk mewujudkannya, kampus akan terus meningkatkan kualitas dosen, memperkuat infrastruktur pendidikan, serta memperluas kerja sama internasional.

Salah satu terobosan yang akan dilakukan ialah membuka peluang bagi mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di PUtech. Menurutnya, kehadiran mahasiswa internasional menjadi indikator meningkatnya kepercayaan terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki kampus.

Selain itu, PUtech juga berencana memperluas jumlah program studi agar selaras dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional yang terus berkembang. Ia berharap langkah tersebut mampu memperkuat posisi PUtech sebagai lembaga pendidikan vokasi yang menghasilkan tenaga konstruksi profesional sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Bidang infrastruktur tidak hanya terbatas pada tiga program studi yang ada saat ini. Karena itu, kami akan terus mengembangkan program studi baru sesuai kebutuhan pembangunan Indonesia," kata Prof. Indratmo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....