Building Information Modeling Jadi Paradigma Baru Industri Konstruksi
- 24 Jul 2026 15:56 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Building Information Modeling (BIM) menjadi paradigma baru teknik sipil dalam dunia industri konstruksi global dan nasional. Hal itu dikupas dalam Kuliah umum yang diselenggarakan program studi teknik sipil Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS)
Ketua Program Studi Teknik Sipil UPGRIS, Dr Ikhwanudin mengatakan kegiatan bertujuan agar transformasi digital teknik sipil melalui BIM yang menjadi paradigma baru teknik sipil dalam dunia industri konstruksi global dan nasional. Hal ini terkait dengan adanya pergeseran perilaku atau tindakan dari metode konvensional berbasis gambar 2D (CAD/Paper-based) menuju era digitalisasi berbasis data spasial 3D.
Menurutnya, peran secara spesifik BIM dalam ilmu teknik sipil, contohnya di bidang rekayasa structure, yaitu Integrasi Pemodelan & Analisis. Model 3D geometri pada software BIM (misal: Autodesk Revit, Tek Structures) dapat ditransfer langsung ke software analisis struktur (misal: ETABS, SAP2000).
“Detailing pembesian (Rebar Detailing) meminimalkan kesalahan alokasi pembesian balok, kolom, dan pelat pada struktur kompleks atau beton prategang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, kuliah umum tersebut memberikan manfaat bagi mahasiswa melalui program pelatihan atau pembelajaran Building Information Modeling (BIM), serta memberikan dorongan besar bagi mahasiswa teknik sipil, Arsitektur, maupun teknik lingkungan/MEP. “Di tengah percepatan digitalisasi industri konstruksi, menguasai BIM bukan lagi sekadar nilai tambah , melainkan sebuah kebutuhan utama,” katanya,
Selain itu, lanjut dia, manfaat lain bagi mahasiswa ialah dapat meningkatkan daya saing serta prospek kerja (Employability) Industri konstruksi (BUMN, kontraktor swasta, maupun konsultan multinasional). Saat ini, mereka secara aktif mencari lulusan baru (fresh graduates) yang siap pakai dengan keterampilan BIM.
“Kebutuhan dalam dunia industri sangat tinggi. Banyak perusahaan mewajibkan penguasaan BIM untuk posisi engineer, estimator, atau site engineer,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....