Bangun Kawasan Transmigrasi, Undip Kirim 144 Peserta Ekspedisi PATRIOT
- 23 Jul 2026 19:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Universitas Diponegoro (Undip) kembali mengirimkan 144 peserta Ekspedisi PATRIOT 2026 untuk mendukung pembangunan Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT). Tim yang terdiri atas dosen, mahasiswa, alumni, dan peserta dari universitas mitra itu akan bertugas di 20 kawasan transmigrasi di Papua serta empat lokasi di Sumatera Selatan.
Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta mengikuti pembekalan dan pelepasan di Gedung ICT Center Kampus Undip Tembalang, Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Undip terhadap program Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia.
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik diri dan almamater selama menjalankan tugas. Ia juga berharap kehadiran tim mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.
“Saya melepas teman-teman semua ke area Sumatera dan Papua, semoga terus menjadi inspirasi dan memberikan kontribusi bagi Indonesia. Selamat jalan, mudah-mudahan teman-teman kembali dengan keadaan sehat,” ucap Rektor Undip melalui siaran pers, Kamis, 23 Juli 2026.
Pelepasan peserta secara simbolis dilakukan oleh Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Undip, Wijayanto, S.I.P., M.Si., Ph.D. Menurutnya, Undip terus berkembang sebagai komunitas epistemik global yang menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Ini adalah kiprah kita sebagai duta universitas berdampak, untuk membangun daerah serta mendengarkan aspirasi masyarakat. Tim yang telah berangkat pada tahun 2025 melaksanakan tugas dengan baik dan lancar,” ucapnya.
Ketua Person in Charge (PIC) Tim Ekspedisi PATRIOT Undip, Prof. Dr.Ing. Wiwandari Handayani, S.T., M.T., MPS., mengatakan program tahun ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur, pengembangan komoditas, penguatan kelembagaan, dan sumber daya manusia. Fokus tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan transmigrasi.
Sementara, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undip, Prof. Dr.Ing. Ir. Suherman, S.T., M.T., menyebut Ekspedisi PATRIOT merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Program ini juga menjadi ruang bagi civitas academica untuk menghadirkan inovasi dan pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi.
Pembekalan peserta menghadirkan empat narasumber yang membahas kebijakan pembangunan transmigrasi, adaptasi sosial, komunikasi publik, dan penguatan ekonomi lokal. Materi tersebut diharapkan membekali peserta agar mampu berkolaborasi dengan masyarakat dan menghasilkan program yang berdampak di wilayah penugasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....