Fairy Circles, Fenomena Lingkaran Misterius yang Masih Diteliti Ilmuwan

  • 23 Jul 2026 10:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Fairy circles merupakan fenomena alam berupa lingkaran tanah tandus yang dikelilingi rerumputan pada wilayah gurun dengan kondisi kering. Fenomena tersebut banyak ditemukan di Gurun Namibia, Afrika, serta beberapa wilayah pedalaman Australia hingga sekarang oleh para peneliti.

Lingkaran-lingkaran tersebut memiliki bentuk hampir sempurna dengan diameter yang bervariasi mulai beberapa meter hingga belasan meter luasnya. Keunikan pola tersebut membuat masyarakat setempat mengaitkannya dengan kisah mistis tentang keberadaan peri sejak zaman dahulu kala.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam South African Journal of Botany, penyebab fairy circles masih menjadi perdebatan ilmiah hingga kini. Para ilmuwan terus meneliti hubungan antara vegetasi, kondisi tanah, serangga, serta ketersediaan air pada wilayah gurun tersebut bersama.

Salah satu teori menyebutkan aktivitas rayap gurun menyebabkan tanaman mati sehingga membentuk lingkaran kosong yang terlihat sangat teratur. Rayap diduga memakan akar tanaman sehingga menyisakan area tanpa vegetasi yang bertahan selama bertahun-tahun di kawasan gurun tersebut.

Teori lainnya menjelaskan bahwa tumbuhan saling bersaing memperoleh air sehingga membentuk pola alami untuk mempertahankan kelangsungan hidup bersama. Pola tersebut dianggap sebagai strategi adaptasi vegetasi menghadapi kondisi lingkungan yang sangat kering dan minim curah hujan sepanjang tahun.

Penelitian lain menunjukkan fairy circles juga ditemukan pada beberapa wilayah Australia dengan karakteristik lingkungan yang hampir serupa sebelumnya. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa fenomena ini merupakan proses alami yang dapat terjadi pada ekosistem gurun tertentu dunia.

Meski telah diteliti selama puluhan tahun, belum ada satu teori yang mampu menjelaskan seluruh karakteristik fairy circles secara menyeluruh. Perbedaan kondisi lingkungan setiap lokasi diduga menjadi alasan munculnya berbagai penjelasan ilmiah mengenai fenomena tersebut hingga sekarang.

Berdasarkan South African Journal of Botany, penelitian mengenai fairy circles terus dilakukan untuk memahami proses pembentukannya secara lebih mendalam. Hasil penelitian diharapkan membantu ilmuwan memahami interaksi antara tanah, tumbuhan, air, serta organisme dalam ekosistem gurun dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....