Cegah Narkoba, BNN Jateng Siapkan 1.134 Mahasiswa UPGRIS Jadi Sobat Bersinar
- 21 Jul 2026 14:03 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 1.134 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) sebagai Sobat Bersinar, kader antinarkoba yang akan mengedukasi masyarakat hingga tingkat desa. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BNN Jawa Tengah dan UPGRIS yang dilakukan bersamaan dengan pembekalan KKN kepada 1.134 mahasiswa, Selasa, 21 Juli 2026. Kerja sama ini diharapkan memperkuat implementasi P4GN melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Agus Rohmat menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan P4GN melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi peserta sosialisasi, tetapi harus tampil sebagai agent of change sekaligus agent of influence yang mampu menggerakkan masyarakat, termasuk melalui media digital," ujarnya.
Menurut Agus, mahasiswa memiliki kreativitas, daya kritis, dan pengaruh yang besar di era digital. Oleh karena itu, mereka didorong memanfaatkan berbagai platform media sosial untuk menyebarluaskan konten edukatif, kreatif, dan inspiratif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Mari kita lawan propaganda narkoba dengan narasi positif yang mencerdaskan masyarakat. Gunakan media sosial sebagai ruang edukasi untuk mengajak masyarakat hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba,"katanya.
Selain kegiatan edukasi, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang di BNN Jawa Tengah, pelatihan Penggiat Antinarkoba, hingga kolaborasi penelitian berbasis data terkait kebijakan P4GN. Agus menilai hasil penelitian akademik akan menjadi masukan penting dalam menyusun strategi pemberantasan narkoba yang lebih efektif.
Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, M.H., mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis karena mahasiswa KKN akan langsung berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di desa dapat memperkuat edukasi mengenai bahaya narkoba sekaligus mendukung upaya pencegahan sejak tingkat paling bawah.
"Mahasiswa akan hadir di tengah masyarakat sehingga dapat bersama-sama membantu BNN dalam memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat gerakan pencegahan dari tingkat desa," ujarnya.
Sapto menambahkan, KKN bukan sekadar kewajiban akademik untuk memenuhi beban studi, tetapi menjadi laboratorium kehidupan yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi dengan BNN Jawa Tengah, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi, menjadi teladan, serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....