BNNP Jateng Waspadai Modus Narkoba yang Kian Tersamar

  • 18 Jul 2026 18:49 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - BNN Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat agar mewaspadai modus peredaran narkoba yang semakin sulit dikenali. Peringatan itu disampaikan dalam SPADA RRI Semarang, menyusul maraknya penyamaran narkoba pada produk sehari-hari.

Katim Bidang P2M BNNP Jateng, Jamaluddin Ma’ruf, mengatakan narkoba kini tidak lagi beredar dalam bentuk yang mudah dikenali. Pelaku memanfaatkan berbagai barang dan makanan untuk menyamarkan peredarannya.

BNN menemukan ratusan sampel rokok elektrik atau vape yang positif mengandung narkotika. Selain itu, ditemukan pula makanan seperti keripik pisang yang disalahgunakan sebagai media peredaran narkoba.

“Yang paling harus kita lakukan sekarang adalah meyakini bahwa pencegahan merupakan investasi terbaik,” ujar Jamaluddin. Ia menegaskan pencegahan menjadi langkah utama menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu mencurigai setiap orang. Namun, kewaspadaan terhadap barang atau tawaran yang mencurigakan perlu terus ditingkatkan.

Jamaluddin mengingatkan seseorang harus berani menolak setiap tawaran narkoba. Risiko ditolak lingkungan dinilai lebih ringan dibanding kehilangan masa depan akibat penyalahgunaan narkotika.

Ia juga mengajak masyarakat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Edukasi dapat dimulai dari keluarga, sekolah, hingga media sosial secara konsisten.

“Narkoba sudah menjadi kejahatan yang serius di negara kita,” katanya. Karena itu, setiap individu diharapkan mengambil peran sesuai kemampuannya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

BNN berharap meningkatnya kewaspadaan masyarakat mampu menekan penyalahgunaan narkoba. Upaya pencegahan sejak dini dinilai menjadi kunci melindungi generasi muda Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....