UPGRIS Perkuat Pengabdian Masyarakat, Desa Gubug Grobogan Resmi Jadi Desa Binaan

  • 17 Jul 2026 06:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Grobogan – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) memperkuat komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menetapkan Desa Gubug, Kabupaten Grobogan, sebagai desa binaan. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-45 UPGRIS yang mengusung tema "UPGRIS Memberi Makna".

Komitmen itu diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, M.H., dengan Penjabat Kepala Desa Gubug, As'adul Munir, S.H., Kamis, 16 Juli 2026. Kerja sama tersebut menjadi landasan pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga. Karena itu, setiap kegiatan kampus diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Melalui Dies Natalis ini, kami ingin keberadaan UPGRIS benar-benar memberi makna bagi masyarakat. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga harus menghadirkan solusi dan manfaat bagi lingkungan," ujarnya.

Menurut Sapto, penetapan Desa Gubug sebagai desa binaan akan diikuti berbagai program di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pemberdayaan warga. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.

Selain penandatanganan kerja sama, UPGRIS juga menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti pasar sembako murah bagi masyarakat. Rektor UPGRIS turut mengunjungi SMA Negeri 1 Gubug melalui kegiatan "Ready, Set, Grow!" untuk memotivasi para siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Merancang masa depan bisa dimulai dari memutuskan untuk melanjutkan pendidikan. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, potensi diri berkembang dan peluang karier akan semakin terbuka," katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komite I DPD RI sekaligus Anggota MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah, Dr. Muhdi, M.Hum., menyerahkan bantuan peralatan olahraga kepada Karang Taruna Desa Gubug. Bantuan itu diharapkan mampu mendorong aktivitas positif generasi muda sekaligus memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam pembangunan desa.

"Pembangunan masyarakat tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga membutuhkan penguatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, serta ruang-ruang produktif bagi generasi muda. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan," ucapnya.

Aspek edukasi juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Dosen Fakultas Hukum UPGRIS, Praditya Arcy Pratama, S.H., M.H., memberikan penyuluhan mengenai bahaya judi daring yang dinilai tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu tindak pidana dan persoalan sosial dalam keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....