USM Dorong Pengurus OSIS Terapkan Organizational Citizenship Behavior

  • 30 Jun 2026 17:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (USM) mendorong pengurus OSIS MA NU Mranggen, Kabupaten Demak, untuk menerapkan Organizational Citizenship Behavior (OCB) dalam menjalankan organisasi. Melalui pelatihan tersebut, para pengurus diharapkan mampu membangun budaya organisasi yang lebih kolaboratif, efektif, dan bertanggung jawab.

Pelatihan diikuti 30 pengurus OSIS serta dihadiri Pembina OSIS MA NU Mranggen, Ali Imron Rosadi. Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat USM, Irwan Desyantoro, mengatakan penerapan OCB menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efektivitas organisasi melalui penguatan kepedulian, komunikasi, dan kerja sama antaranggota.

Menurut Irwan, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemauan setiap anggota untuk saling membantu dan berkontribusi. Karena itu, pelatihan dirancang untuk menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan organisasi merupakan tanggung jawab bersama.

"Melalui pelatihan ini kami ingin membangun kesadaran bahwa keberhasilan organisasi merupakan tanggung jawab bersama. Ketika setiap anggota memiliki kepedulian, komunikasi yang baik, dan aktif berpartisipasi, maka organisasi akan bekerja lebih efektif," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Juni 2026.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang efektif, meningkatkan kepedulian terhadap sesama anggota, menghargai perbedaan pendapat, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan program organisasi. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari penerapan Organizational Citizenship Behavior.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti permainan kerja sama tim, diskusi kelompok, dan simulasi penyelesaian masalah organisasi. Metode pembelajaran berbasis pengalaman tersebut diharapkan mampu membantu peserta memahami sekaligus mempraktikkan konsep OCB dalam kepengurusan OSIS.

Pembina OSIS MA NU Mranggen, Ali Imron Rosadi, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan bekal yang bermanfaat bagi pengurus OSIS dalam membangun organisasi yang lebih solid dan mampu menjalankan program kerja secara optimal.

"Kami berharap, ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam kepengurusan OSIS. Komunikasi, kerja sama, dan rasa tanggung jawab antaranggota semakin baik serta mampu mendukung keberhasilan setiap program kerja," katanya.

Melalui kegiatan ini, USM berharap nilai-nilai Organizational Citizenship Behavior dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Penerapan budaya organisasi yang kolaboratif diharapkan turut mendukung pengembangan karakter dan kepemimpinan para siswa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....