Pentaskan “Cantik Itu Luka”, UPGRIS Tumbuhkan Minat Baca Sastra di Kalangan Pelajar
- 26 Jun 2026 10:49 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) memanfaatkan seni teater untuk menumbuhkan minat baca sastra di kalangan pelajar. Melalui pementasan adaptasi novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, mereka mengajak siswa SMA Negeri 1 Mranggen, Demak, mengenal lebih dekat karya sastra kontemporer Indonesia.
Pertunjukan yang dibawakan Teater Shankara berlangsung di aula utama SMA Negeri 1 Mranggen dan disaksikan ratusan siswa, guru, kepala sekolah, serta perwakilan dosen UPGRIS. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah pragelar teater sekaligus bentuk pengabdian akademik dalam memperkuat literasi sastra di lingkungan sekolah.
Sutradara Teater Shankara, Nur Hidayah mengatakan, mengadaptasi novel Cantik Itu Luka ke panggung teater bukan perkara mudah. Mahasiswa PBSI UPGRIS berhasil mengemas kisah yang sarat kritik sosial dan sejarah tersebut menjadi pertunjukan yang menarik serta mudah dipahami oleh kalangan pelajar.
Melalui tokoh Dewi Ayu dan anak-anaknya, penonton diajak menyelami potret masa kolonial, pendudukan Jepang, hingga pergolakan pascakemerdekaan Indonesia. Pementasan juga menggambarkan bagaimana kecantikan dalam cerita justru menjadi kutukan akibat keserakahan manusia.
"Kami ingin memberikan suguhan yang berbeda untuk adik-adik di SMAN 1 Mranggen. Cantik Itu Luka bukan sekadar cerita drama biasa, melainkan refleksi sejarah dan kritik sosial yang kuat. Kami berharap pementasan ini memicu minat baca mereka terhadap karya-karya sastra besar Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat, 26 Juni 2026.
Sementara, dosen pengampu mata kuliah drama PBSI UPGRIS, Dr. Ahmad Ripai, mengaku bangga atas kerja keras para mahasiswa. Ia berharap pementasan keliling ke sekolah-sekolah dapat terus dilakukan sebagai sarana mengasah kemampuan mahasiswa sekaligus memperluas gerakan literasi dan apresiasi seni di masyarakat.
Kepala SMA Negeri 1 Mranggen, Puji Ningrum menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pementasan teater dari mahasiswa UPGRIS menjadi media pembelajaran apresiasi sastra yang interaktif sekaligus mempererat kerja sama sekolah dengan perguruan tinggi dalam pengembangan literasi dan seni budaya.
Apresiasi juga datang dari Ketua OSIS SMA Negeri 1 Mranggen, Najmi. "Luar biasa sekali akting kakak-kakak Teater Shankara dari UPGRIS,” katanya.
Ia mengaku, selama ini hanya tahu judul buku Cantik Itu Luka atau sekadar membaca sinopsis di internet. “Begitu melihat visualisasinya dalam bentuk drama teater, ceritanya jadi jauh lebih hidup dan emosional," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....