Lewat Kampanye Digital, Mahasiswa USM Bantu Angkat Citra Desa Dermolo Jepara
- 26 Jun 2026 08:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kelompok Weningrat mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kampanye digital bertajuk “Guyub Rukun Dermolo” di Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Kampanye ini menjadi upaya mahasiswa untuk membantu mengangkat citra desa sekaligus memperkuat komunikasi publik melalui media digital.
Ketua Kelompok Weningrat, Devica Ramadhani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas ujian akhir semester (UAS) yang mengkaji strategi internal dan external relations dalam tata kelola organisasi di instansi Pemerintah Desa Dermolo. Kampanye dilakukan melalui media sosial dan Google Sites sebagai sarana penyampaian pesan kepada publik.
Menurut Devica, kampanye “Guyub Rukun Dermolo” berfokus pada penyusunan narasi informatif mengenai bagaimana organisasi publik mengelola komunikasi krisis hubungan komunitas. Hal itu terutama berkaitan dengan upaya membangun kesepahaman publik secara transparan di tengah penyesuaian anggaran operasional program kerja tahunan desa.
“Melalui kampanye ‘Guyub Rukun Dermolo’ ini, Kelompok Weningrat mahasiswa Ilkom USM ingin membuktikan secara ilmiah di ranah akademis bahwa kekuatan hubungan komunitas yang persuasif mampu menjadi solusi mutakhir bagi instansi publik dalam mempertahankan reputasinya, sekalipun sedang berada di tengah keterbatasan anggaran,” ujar Devica melalui keterangan tertulis, Jumat, 26 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan dalam kampanye mengedepankan impact-driven storytelling melalui infografis edukatif dan draf video dokumenter. Strategi tersebut dirancang agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima masyarakat sekaligus mampu membangun keterlibatan publik secara organik.
Devica menambahkan, berdasarkan pemantauan metrik digital hingga pertengahan Juni 2026, kampanye tersebut telah menjangkau ribuan audiens unik secara organik. “Pendekatan yang dilakukan Kelompok Weningrat mahasiswa Ilkom USM membuktikan bahwa keterbukaan informasi dan manajemen relasi dua arah yang simetris merupakan kunci utama dalam mempertahankan reputasi positif suatu instansi publik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi USM tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kampanye digital tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana strategi komunikasi publik yang tepat mampu membantu desa menjaga kepercayaan masyarakat di tengah berbagai tantangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....