Marak Bullying di Kalangan Remaja, USM Edukasi Siswa SMP Jadi Agen Perubahan
- 11 Jun 2026 11:51 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tim mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar edukasi anti-bullying bagi siswa SMPN 29 Semarang. Melalui kegiatan bertema "Stop Bullying, Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman Bersama", para siswa didorong untuk menjadi agen perubahan dalam upaya mencegah dan melawan perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026 tersebut diikuti oleh 40 siswa. Edukasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap maraknya kasus perundungan yang terjadi di kalangan remaja, khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama.
Ketua pelaksana kegiatan, Keyni Farah, mengatakan para peserta mendapatkan materi mengenai pengertian bullying, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganannya. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membangun kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas perundungan.
"Harapannya, siswa dapat menjadi agen perubahan yang lebih peduli. Saling menghargai dan berani melaporkan tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah," ujarnya.
Kegiatan edukasi menghadirkan narasumber dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD-PPA) Jawa Tengah, Della Belinda, S.Psi., M.Psi. Dalam pemaparannya, Della menjelaskan pentingnya mengenali berbagai bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital, agar siswa dapat mengambil sikap yang tepat saat menghadapinya.
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Komunikasi Gender dan Minoritas USM, Dr. Yulianto Budi Setiawan, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi ilmu komunikasi yang dipelajari mahasiswa di bangku kuliah. "Tujuannya memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui kampanye sosial yang edukatif," katanya.
Program tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Semarang dalam mata kuliah Komunikasi Gender dan Minoritas sebagai bentuk pengabdian sekaligus penerapan pembelajaran di tengah masyarakat. Adapun tim mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Keyni Farah D selaku ketua, Vesa Isra A, Afrizal Rifqi TH, Dian Rahmawati, Annahal Amala Redhava, Abigail Nugroho, Venita Gimafia, Azzarah, Dea Krisdayanti, serta Peter Shaquille Dylan Pratama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....