Unnes Berikan Penghargaan Upakarti Dharmakarya Pranata Buana kepada Menteri PPN

  • 09 Jun 2026 02:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Dalam upacara Dies Natalis ke-61, Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan penghargaan Upakarti Dharmakarya Pranata Bhuana kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas RI Prof Dr Rachmat Pambudy. Upacara tersebut berlangsung di auditorium Prof Wuryanto, Kampus Unnes Sekaran, Kota Semarang, Senin, 8 Juni 2026.

"Dalam kesempatan yang berbahagia ini, Unnes memberikan penghargaan, berupa Upakarti Dharmakarya Pranata Buana kepada Menteri PPN atau Kepala Bappenas Prof Dr Rachmad atas kontribusi dan dedikasinya merumuskan dan mengawal tujuan pembangunan berkelanjutan," kata Rektor Unnes Prof Dr S Martono saat memberikan sambutan dalam upacara Dies Natalis.

Martono menegaskan, Menteri PPN ini telah berhasil mengoordinasikan konsep, program, serta kegiatan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Hal ini membuat kontribusi secara global terus meningkat.

Menurut dia, peringatan Dies Natalis yang mengusung tema “UNNES Bergerak, Berdampak!” ini menjadi momentum bagi universitas untuk memperkuat kontribusi dalam pendidikan, riset, inovasi, konservasi, dan pembangunan berkelanjutan. Perguruan tinggi ini terus tumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa melalui pendidikan, riset, inovasi, dan konservasi.

Pihaknya mengemukakan, Unnes pada tahun 2025 dan 2026 menjadi perguruan tinggi semakin dewasa secara kelembagaan dan akademik. Hingga kini terdapat 125 program studi, 87 di antaranya terakreditasi unggul atau A, ada juga 26 terakreditasi internasional.

"Bidang kemahasiswaan menorehkan 739 prestasi, 116 prestasi internasional, 569 nasional, dan 20 wilayah," ungkapnya. Mengenai riset dan publikasi, Unnes punya 17 jurnal terindeks scopus, dan tahun 2025 telah mempublikasikan 735 jurnal Scopus.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI dalam orasi ilmiahnya menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Bappenas merancang istilah kompas dari kampus, sehingga pihaknya ingin Unnes menjadi bagian dari itu.

"Unnes memberikan kompas bagi pembangunan berkelanjutan dan menjadi kompas bagi pembangunan Indonesia menuju 2045,” ujarnya. Unnes juga salah satu perguruan tinggi yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mengintegrasikan pendidikan, konservasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Pihaknya mengaku bersyukur ada perguruan tinggi yang sudah punya strategi jauh ke depan. Khususnya memilih strategi untuk ikut memikirkan bukan hanya kelanjutan pendidikan, bukan hanya kelanjutan bangsa dan negara, tapi juga keberlanjutan kehidupan di bumi ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....