Kuliah Umum USM Kaji Ketahanan Infrastruktur Kota Semarang dan Sekitarnya
- 06 Jun 2026 16:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kuliah Umum Program Studi Teknik Sipil Universitas Semarang (USM) membahas ketahanan infrastruktur Kota Semarang dan wilayah sekitarnya. Kegiatan tersebut gekerja sama dengan Geoforce Indonesia bertajuk ''Implementasi Teknologi Perbaikan Tanah dan Perkuatan Lereng untuk Meningkatkan Keamanan dan Keandalan Infrastruktur'' pada Jumat 5 Juni 2026.
Ketua Program Studi Teknik Sipil USM, Dr Dhamang Budi Cahyono MT mengatakan, persoalan tanah lunak, penurunan tanah, banjir rob, dan stabilitas lereng merupakan tantangan nyata yang dihadapi Kota Semarang dan wilayah sekitarnya. Mahasiswa Teknik Sipil perlu dibekali dengan wawasan dan teknologi terkini dalam bidang geoteknik agar mampu memberikan solusi yang tepat terhadap permasalahan infrastruktur di masa mendatang.
''Semarang merupakan kota yang memiliki karakteristik geologi dan geoteknik yang unik. Berbagai persoalan seperti tanah lunak, penurunan muka tanah, hingga ancaman longsor di daerah perbukitan memerlukan penanganan berbasis ilmu teknik sipil yang kuat,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Teknik USM, Dr Ari Endang Jayati MT memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara USM dan Geoforce Indonesia. Sinergi antara dunia akademik dan industri sangat penting untuk meningkatkan kompetensi lulusan agar mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks.
''Sebagai program studi yang memiliki perhatian khusus terhadap isu kebencanaan dan lingkungan perkotaan, program studi Teknik Sipil USM konsisten mengembangkan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Pengembangan berfokus pada berbagai permasalahan bencana dan infrastruktur Kota Semarang serta wilayah sekitarnya, seperti banjir, rob, longsor, penurunan tanah, dan mitigasi risiko bencana,'' jelasnya.
Ia berharap, melalui kegiatan kuliah umum ini, Program Studi Teknik Sipil USM dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan dunia industry. “Sehingga dapat melahirkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” ucapnnya.
Sementara, kegiatan tersebut terselenggara dalam rangka Dies Natalis Ke-39 Universitas Semarang yang diikuti 200 peserta dari dosen, laboran, mahasiswa, serta peserta umum dari berbagai instansi dan perguruan tinggi. Kuliah umum menghadirkan dua narasumber Direktur Utama PT Geoforce Indonesia, Ir. Dandung Sri Harninto MT IPU ASEAN Eng dan Direktur Marcomm, Sales & Engineering PT Geoforce Indonesia, Abdul Aziz Avicenna ST.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....