Peminat Untidar Tembus 17 Ribu, Sebanyak 2.418 Calon Mahasiswa Lolos SNBT 2026

  • 03 Jun 2026 18:13 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Universitas Negeri Tidar (Untidar) Magelang
  • jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026

RRI.CO.ID, Magelang – Universitas Negeri Tidar (Untidar) Magelang mencatat peningkatan minat calon mahasiswa pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Sebanyak 17.212 peserta tercatat mendaftar melalui jalur tersebut, sementara 2.418 calon mahasiswa dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan proses registrasi.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Untidar, Suyitno, mengatakan jumlah peminat tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada SNBT 2025, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 16.162 orang.

"Jumlah peminat masuk ke Untidar Magelang melalui jalur SNBT tercatat sebanyak 17.212 peminat. Meningkat sebanyak 1.050 orang dibandingkan tahun sebelumnya," kata Suyitno, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurutnya, peningkatan jumlah pendaftar tersebut menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Untidar. Selain itu, kualitas fasilitas pendidikan serta relevansi program studi yang ditawarkan dinilai semakin mendapat pengakuan di tingkat nasional.

"Kami sangat bangga melihat tren peminat Untidar yang terus bertambah secara signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas institusi, fasilitas, dan relevansi program studi yang kami tawarkan semakin diakui di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT Untidar 2026, Megita Dwi Pamungkas, menjelaskan Program Studi D3 Farmasi menjadi program studi yang paling diminati calon mahasiswa pada tahun ini dengan total 2.100 peserta, sementara daya tampung yang tersedia hanya 41 kursi. Kondisi tersebut membuat tingkat persaingan di program studi tersebut mencapai sekitar 1 banding 51.

Di sisi lain, program studi dengan daya tampung terbesar berada pada jenjang sarjana, yakni S1 Hukum. Program studi tersebut menyediakan 143 kursi dan diminati oleh 690 pendaftar, sehingga rasio persaingannya sekitar 1 banding 5.

"Untuk daya tampung program studi, kuota terbesar ada pada jenjang sarjana yakni S1 Hukum. Kapasitas mencapai 143 kursi," jelas Megita.

Adapun program studi dengan daya tampung paling sedikit berada pada program vokasi D4 Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur yang hanya menyediakan 35 kursi. Tingkat persaingan yang relatif lebih longgar tercatat pada Program Studi S1 Pendidikan Matematika yang menerima 96 mahasiswa dari total 145 pendaftar.

Peningkatan jumlah peminat pada SNBT 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Untidar sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang diminati calon mahasiswa di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Tingginya minat masyarakat juga menjadi motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, fasilitas, dan pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....