Lapor Semarang Goes to Campus Ajak Mahasiswa USM Melek Layanan Publik

  • 30 Mei 2026 17:27 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang mengajak mahasiswa Universitas Semarang (USM) lebih melek terhadap layanan publik melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Lapor Semarang Goes to Campus”. Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut diikuti sekitar 190 mahasiswa USM dengaan antusias tinggi.

Melalui program ini, mahasiswa dikenalkan pada berbagai layanan publik Kota Semarang, mulai dari keterbukaan informasi, layanan pengaduan masyarakat, hingga layanan darurat. Pemerintah Kota Semarang berharap mahasiswa dapat menjadi generasi yang lebih partisipatif dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Subkoordinator Pengelolaan Aspirasi dan Informasi Kota Semarang, Wulan Asih Setyarini, mengapresiasi semangat mahasiswa USM selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sangat penting dalam membangun budaya partisipasi publik di Kota Semarang.

"Kami sangat senang karena mahasiswa USM begitu antusias menerima kehadiran kami. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mahasiswa menjadi generasi yang partisipatif dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya," ujar Wulan Asih dalam siaran pers, Sabtu, 30 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Kota Semarang menghadirkan tiga narasumber yang membahas layanan publik secara komunikatif dan interaktif. Andina Puspasari yang dikenal sebagai “Kamus Berjalan” Kota Semarang menjelaskan layanan informasi publik melalui PPID Kota Semarang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk kebutuhan akademik, riset, maupun akses data resmi.

Sementara itu, Bening Sasaningtawang atau “Captain Pengaduan” memaparkan layanan Lapor Semarang Solusi AWP sebagai wadah resmi penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat. Mahasiswa diajak aktif menyampaikan kritik, saran, maupun laporan terkait pelayanan publik demi mendukung perbaikan fasilitas kota.

Pada sesi berikutnya, Putri Aklia Wirdhaningrum yang dijuluki “Komandan Darurat” memberikan edukasi terkait layanan darurat Call Center 112 Kota Semarang. Mahasiswa dikenalkan pada mekanisme pelaporan hingga penanganan kondisi darurat yang dapat terjadi di tengah masyarakat.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap mahasiswa tidak hanya memahami layanan publik. Akan tetapi, juga turut menyebarluaskan informasi kepada lingkungan kampus, keluarga, hingga masyarakat sekitar agar manfaat layanan publik dapat dirasakan lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....