Uniknya Cahaya Glowworm di Gua Waitomo Selandia Baru
- 29 Mei 2026 15:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Gua Waitomo di Selandia Baru terkenal karena keindahan cahaya glowworm (cacing bercahaya) yang menghiasi langit-langit gua secara alami. Fenomena tersebut menciptakan pemandangan menyerupai langit malam penuh bintang berwarna biru kehijauan di dalam kegelapan gua.
Glowworm yang hidup di kawasan tersebut berasal dari spesies Arachnocampa luminosa yang hanya ditemukan di Selandia Baru. Makhluk kecil tersebut sebenarnya merupakan larva serangga yang mampu menghasilkan cahaya melalui proses bioluminesensi alami.
Menurut sejarah, Gua Waitomo pertama kali dieksplorasi pada tahun 1887 oleh Tane Tinorau bersama Fred Mace. Keduanya memasuki gua menggunakan rakit sederhana dan menemukan cahaya glowworm menyala indah pada langit-langit gua.
Cahaya glowworm berfungsi menarik perhatian serangga kecil yang nantinya menjadi sumber makanan utama mereka di dalam gua. Larva glowworm menggantungkan benang lengket dari langit-langit gua untuk menjebak mangsa yang mendekati cahaya tersebut.
Gua Waitomo kini menjadi destinasi wisata terkenal yang dikunjungi ratusan ribu wisatawan dari berbagai negara setiap tahunnya. Pengunjung biasanya diajak menyusuri sungai bawah tanah menggunakan perahu sambil menikmati cahaya glowworm dalam suasana hening alami.
Selain menjadi daya tarik wisata, kawasan Waitomo juga dijaga ketat untuk melindungi ekosistem glowworm tetap stabil dan berkelanjutan. Pengelola memantau kelembapan, suhu, hingga kadar karbon dioksida agar habitat glowworm tidak terganggu aktivitas wisatawan berlebihan.
Keindahan glowworm di Gua Waitomo menunjukkan kekayaan alam unik yang menjadi kebanggaan Selandia Baru hingga sekarang ini. Fenomena alam tersebut juga membuktikan bahwa organisme kecil mampu menciptakan pemandangan menakjubkan yang memikat perhatian dunia internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....