Wamenekraf Irene Umar Resmikan Dinusverse Karya Udinus
- 21 Mei 2026 17:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) resmi meluncurkan Dinusverse, sebuah inovasi platform pembelajaran berbasis virtual world dan immersive learning yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman kampus digital generasi masa depan. Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/ Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, Kamis, 21 Mei 2026.
Peresmian berlangsung di Aula Gedung E lantai 3 Udinus Semarang, bertepatan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (ASPRODI DKV Indonesia) 2026 yang menunjuk Udinus sebagai tuan rumah. Mengusung tema “Udinus Learning Experience Platform with Project-Based University”, Dinusverse hadir sebagai bentuk transformasi digital terhadap pengalaman belajar yang interaktif, kolaboratif, dan berbasis proyek melalui ekosistem virtual.
Rektor Udinus, Prof. Pulung Nurtantio Andono menjelaskan, inovasi tersebut dibangun menggunakan platform Roblox. Hal itu memungkinkan mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan kampus, seperti menjelajahi lingkungan kampus, mengikuti kelas virtual, berinteraksi dalam komunitas, hingga mengembangkan proyek inovatif.
“Dinusverse merupakan bagian dari pengembangan next generation learning experience platform yang kami bangun bersama mahasiswa lintas disiplin, mulai dari DKV, Animasi, hingga Informatika. Platform ini memanfaatkan pendekatan game bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang lebih fun, interaktif, dan relevan dengan karakter generasi digital saat ini,” ujarnya.
Prof. Pulung juga menyebut, Dinusverse dikembangkan sebagai ruang pembelajaran imersif. Hal ini memungkinkan aktivitas perkuliahan, interaksi komunitas, hingga sistem penghargaan mahasiswa dilakukan dalam ekosistem virtual berbasis teknologi.
Sementara itu, Irene Umar mengapresiasi inovasi yang dilakukan Udinus dalam menghadirkan pendekatan pendidikan berbasis teknologi immersive dan virtual ecosystem. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar dalam industri kreatif digital, tetapi harus mampu menjadi kreator dan pemimpin di tingkat global.
“Indonesia jangan lagi menjadi pengikut dan hanya menjadi pasar. Kita harus menjadi leader di luar sana dan menjadi creator,” ujar Irene.
Senada, Ketua ASPRODI DKV Indonesia, Dr. Intan Rizky Mutiaz, S.Sn., M.Ds., turut mengapresiasi langkah Udinus dalam menghadirkan Dinusverse sebagai bentuk adaptasi perguruan tinggi terhadap perkembangan teknologi digital. Menurutnya, inovasi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi lintas disiplin sekaligus penguatan budaya mutu pendidikan DKV di Indonesia.
“DKV ke depan tidak bisa berjalan sendiri. Akan tetapi, harus berkolaborasi dengan berbagai bidang lain seperti informatika dan teknologi digital agar mampu menghasilkan inovasi yang berdampak,” ungkapnya.
Peluncuran Dinusverse menjadi salah satu sorotan utama dalam Rakornas ASPRODI DKV Indonesia 2026 yang dihadiri 76 program studi DKV dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Momentum tersebut juga menjadi ruang penguatan partnerships, development cooperation, dan international collaboration antarinstitusi pendidikan tinggi dalam mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi kreatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....