Udinus Luncurkan Dinusverse, Wamen Ekraf Dorong Indonesia Jadi Kreator Digital
- 21 Mei 2026 15:55 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) meluncurkan Dinusverse, platform pembelajaran berbasis dunia virtual (virtual ecosystem) yang dirancang untuk mendukung pengalaman belajar generasi digital. Peluncuran inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang mendorong Indonesia tidak hanya menjadi pasar industri kreatif digital, tetapi juga tampil sebagai kreator di tingkat global.
“Indonesia jangan lagi menjadi pengikut dan hanya menjadi pasar. Kita harus menjadi leader di luar sana dan menjadi creator,” tegas Irene usai mengikuti Rakornas Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia 2026 dan peluncuran Dinusverse di Aula Gedung E lantai 3 Udinus Semarang, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurut Irene, inovasi yang dihadirkan Udinus menunjukkan langkah nyata dalam membangun pendekatan pendidikan berbasis teknologi immersive dan virtual ecosystem. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas generasi muda Indonesia dalam menghadapi persaingan industri kreatif digital global.
Ia menilai industri game saat ini menjadi salah satu mesin pertumbuhan baru ekonomi kreatif dengan pasar yang tidak hanya terbatas di Indonesia, tetapi juga dunia. Mahasiswa Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk masuk dan bersaing di industri kreatif global apabila dibekali keterampilan yang relevan sejak dini.
Irene mencontohkan data platform Roblox yang menunjukkan sepanjang Maret 2024 hingga 2025, platform tersebut telah menyalurkan satu miliar dolar Amerika Serikat kepada para kreator di seluruh dunia. Melalui Dinusverse, ia berharap mahasiswa Indonesia mampu memanfaatkan peluang serupa dan masuk ke pasar industri game global.
Sementara itu, Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono menjelaskan Dinusverse dibangun menggunakan platform Roblox yang memungkinkan mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas kampus secara virtual. Mulai dari menjelajahi lingkungan kampus, mengikuti kelas virtual, berinteraksi dalam komunitas, hingga mengembangkan proyek inovatif.
“Dinusverse merupakan bagian dari pengembangan next generation learning experience platform yang kami bangun bersama mahasiswa lintas disiplin, mulai dari DKV, Animasi, hingga Informatika. Platform ini memanfaatkan pendekatan game bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi yang lebih fun, interaktif, dan relevan dengan karakter generasi digital saat ini,” katanya.
Secara konsep, Dinusverse memiliki tiga pilar utama, yakni Legacy of Knowledge, Campus Community, dan Future Innovation. Ketiga elemen tersebut diwujudkan melalui dunia virtual interaktif yang dilengkapi berbagai area, seperti Hall of Knowledge, Virtual Classroom, Innovation Lab, hingga Community Plaza, yang akan terus dikembangkan untuk mendukung pengalaman belajar mahasiswa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....