Gandeng UTP Malaysia, Undip Dorong Energi Berkelanjutan untuk Pesisir Demak
- 20 Mei 2026 19:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Demak – Kolaborasi internasional antara Universitas Diponegoro (Undip) dan Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia menghadirkan solusi energi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak. Salah satu bentuk nyata program tersebut ialah pemasangan lampu tenaga surya di sejumlah titik strategis untuk membantu aktivitas warga, terutama pada malam hari.
Program pengabdian masyarakat internasional itu digelar oleh Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip bersama UTP Malaysia sebagai bagian dari International Community Service. Kegiatan ini juga menjadi rangkaian International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation yang sebelumnya berlangsung di FEB Undip.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dari kedua perguruan tinggi diajak memahami langsung dinamika kehidupan masyarakat pesisir yang menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan akibat abrasi serta perubahan iklim. Mereka juga mempelajari persoalan keterbatasan akses energi hingga dampak perubahan kawasan pantai terhadap kehidupan warga.
Inisiator kegiatan, Dr. Jaka Aminata bersama Prof. Akhmad Syakir Kurnia menjelaskan, program pengabdian internasional ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran akademik. Akan tetapi, juga upaya membangun sensitivitas sosial mahasiswa terhadap persoalan nyata di masyarakat pesisir.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dari kedua institusi diajak memahami secara langsung kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir yang terdampak perubahan kawasan pantai. Salah satu persoalan yang kami temukan adalah keterbatasan penerangan listrik di beberapa titik aktivitas warga,” ujar Dr. Jaka Aminata dalam keterangan pers, Selasa, 19 Mei 2026.
Sebagai implementasi solusi berbasis energi hijau, tim pengabdian memasang lampu tenaga surya (solar panel street lights) di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga. Penerangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan sekaligus mendukung kegiatan masyarakat pada malam hari.
Desa Timbulsloko menjadi salah satu wilayah pesisir di Kabupaten Demak yang menghadapi tantangan abrasi dan banjir rob dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut berdampak pada infrastruktur, akses mobilitas warga, hingga kualitas hidup masyarakat, sehingga pendekatan pembangunan berkelanjutan dinilai menjadi kebutuhan penting.
Selain memberi manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga menjadi implementasi nyata konsep sustainable energy yang dipelajari peserta selama summer course. Mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana inovasi energi ramah lingkungan dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....