Uky Yudatama Guru Besar ke-4 Universitas Muhammadiyah Magelang
- 19 Mei 2026 17:56 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Universitas Muhammadiyah Magelang
- Universitas Muhammadiyah Magelang Tambah Guru Besar
- Tata Kelola Teknologi Informasi
RRI. CO.ID, Kota Magelang - Uky Yudatama yang saat ini menjabat dosen Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) resmi menyandang gelar professor, setelah dikukuhkan menjadi guru besar. Pengukuhan tersebut melalui Rapat Senat Terbuka yang digelar di auditorium Kampus 1 UNIMMA, Kota Magelang Selasa, 19 Mei 2026.
”Prof Uky merupakan guru besar ke empat yang dimiliki Unimma. Sebenarnya, Unimma sudah memiliki enam orang guru besar, tetapi dua orang lainnya sudah tidak mengajar lagi di Unimma,”kata Rektor Unimma , Lilik Andriyani.
Lilik Andriyani mengatakan, dengan bertambahnya guru besar tersebut diharapkan bisa memperkuat dari sisi akademis khususnya pengembangan ilmu-ilmu bidang teknologi informasi. Selain itu, dengan bertambahnya guru besar dari berbagai ilmu semakin terintegrasi , sehingga harapannya hasil riset terpublikasi dalam bentuk publikasi ilmiah.
Menurutnya, saat ini Unimma memiliki sebanyak 28 lektor kepala dan berpotensi bisa meraih gelar guru besar. Pihaknya juga memotivasi pada dosen untuk bisa melanjutkan studinya dan bisa mengajukan sebagai guru besar.
Sementara itu, Uky Yudatama, dalam orasi ilmiah berjudul “Tata Kelola Teknologi Informasi Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia: Penguatan Struktur, Kapabilitas, dan Nilai Publik” menyoroti urgensi penguatan tata kelola tekonoli informarsi di Indonesia di tengah meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi global.
“Volume data dunia diperkirakan mencapai 175 zettabyte pada tahun 2025, sehingga data menjadi aset strategis yang harus dikelola secara aman dan terintegrasi. Tanpa tata kelola yang kuat, risiko keamanan, privasi, dan kedaulatan informasi akan semakin besar,”kata Uky.
Ia mengatakan, penguatan tata kelola TI tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menjadi strategi fundamental dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan organisasi yang berkualitas. Upaya ini pada akhirnya akan bermuara pada terciptanya nilai publik yang lebih besar, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan terwujudnya visi Indonesia sebagai negara digital yang maju, mandiri, dan berdaulat.
“Penguatan Tata Kelola Teknologi Informasi bukan sekadar agenda teknis, melainkan merupakan strategi fundamental dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, serta organisasi yang adaptif dan berdaya saing tinggi.,” katanya. (wied)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....