Wisuda ke-76, UMK Tekankan Lulusan Berdampak bagi Masyarakat

  • 06 Mei 2026 17:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus — Universitas Muria Kudus(UMK) kembali menyelenggarakan wisuda dengan menekankan pentingnya kontribusi lulusan bagi masyarakat. Pada Wisuda ke-76 Periode I Tahun 2026, UMK mengusung tema “Kampus Unggul, Lulusan Berdampak di Masyarakat”.

Prosesi wisuda digelar di Auditorium UMK selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 6-7 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti ratusan wisudawan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan.

Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si. menegaskan wisuda bukan sekadar seremoni akademik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti transformasi UMK sebagai kampus unggul.

"Wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata transformasi UMK menjadi kampus unggul. Kami membekali lulusan tidak hanya dengan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter agar mereka mampu memberikan dampak nyata dan menjadi solusi di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini UMK telah melahirkan lebih dari 40 ribu alumni. Para lulusan tersebut tersebar di berbagai bidang profesi dan jenjang pendidikan.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UMK, Prof. Dr. Ir. Endang Dewi Murrinie, M.P. menyampaikan, pada periode ini UMK meluluskan 862 mahasiswa. Namun, total peserta wisuda ada 864 orang, termasuk dua lulusan periode sebelumnya.

Ia menjelaskan, dua lulusan periode ini tidak dapat mengikuti prosesi karena sedang menunaikan ibadah haji. Sementara, pada hari pertama wisuda, sebanyak 424 wisudawan mengikuti prosesi kelulusan.

Jumlah tersebut terdiri atas 138 lulusan Program Pascasarjana, 218 lulusan Fakultas Teknik, dan 68 lulusan Fakultas Psikologi. Sisanya dijadwalkan mengikuti wisuda pada Kamis, 7 Mei 2026.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Aisyah Endah Palupi, turut memberikan apresiasi terhadap capaian UMK. Ia menilai UMK berperan penting dalam meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi di Jawa Tengah.

"Kami sangat mengapresiasi peran UMK sebagai mitra strategis dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Jawa Tengah. Di era disrupsi ini, saya berharap para lulusan tidak berhenti belajar dan terus mengasah soft skills agar relevansi keilmuan tetap terjaga di dunia kerja," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, berharap para lulusan mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah. Ia mengajak wisudawan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

"Lulusan UMK harus menjadi motor penggerak ekonomi dan sosial di masyarakat. Saya mengajak para wisudawan untuk berkolaborasi membangun Kabupaten Kudus dengan inovasi-inovasi segar, sesuai dengan semangat 'Lulusan Berdampak' yang diusung pada hari ini," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, UMK juga memberikan penghargaan kepada sejumlah lulusan terbaik. Beberapa di antaranya berhasil meraih IPK sempurna 4,00 dengan predikat cumlaude.

Pada jenjang sarjana, lulusan terbaik di antaranya berasal dari Program Studi Teknik Informatika dan Psikologi. Mereka mencatatkan capaian akademik tertinggi di program studi masing-masing.(RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....