Drama Musikal Soegijapranata Catholic University Kenalkan Budaya Kalimantan

  • 30 Apr 2026 15:42 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pentas Drama Musikal “Bunsu Rusa” menjadi media Soegijapranata Catholic University (SCU) dalam memperkenalkan kekayaan budaya di Pulau Kalimantan. Drama musikal dipentaskan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater SCU dalam acara Winter Camp dan International Day yang diselenggarakan International Affairs and Cooperation Office (IACO) SCU.

Project Manager Winter Camp dan International Day, Najwa Pinandhita Anindyamayza mengatakan drama musikan diangkat dari sebuah lagu yang menceritakan mitologi Dayak Iban. Lagu tersebut bercerita tentang kisah gadis muda yang terikat pernikahan spiritual dengan roh rusa bertanduk setelah mengenakan cincin berlian yang ditemukan di tepi sungai.

Cincin mistis tersebut kemudian memunculkan entitas magis dari rusa bertanduk. Hal ini sejalan dengan arti dari “Bunsu Rusa,” yakni “Jelmaan Rusa.”

“Budaya Kalimantan mempunyai keunikan tersendiri dan belum banyak terekspos dibandingkan dengan budaya di pulau-pulau lain di Indonesia. Pemilihannya pun juga spesifik agar mahasiswa internasional tidak hanya tahu budaya Indonesia secara umum,” jelasnya dikutip dari website SCU, Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, pentas drama musikal ini pun menarik perhatian mahasiswa internasional bukan hanya di SCU, melainkan juga berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah, khususnya Semarang. Forum ini pun menjadi ruang interaksi langsung antar mahasiswa.

“Kami berharap ada relasi yang terjalin. Jejaring internasional antarmahasiswa juga bisa dibangun,” katanya.

Selain drama musikal, lanjut dia, budaya Indonesia juga diperkenalkan melalui minuman herbal tradisional, jamu. Mahasiswa pun dipertontonkan dengan demo membuat jamu hingga diperkenankan untuk mencicipinya secara langsung.

“Jamu memiliki potensi menjadi minuman khas yang mendunia. Mesti diperkenalkan lebih dekat dengan mahasiswa internasional,” ucapnya.

Hal ini sejalan dengan sampaian Kepala IACO SCU, Dr. Robertus Probo Yulianto Nugrahedi, S.TP, M.Sc. Menurutnya, jamu merupakan ikon gastronomi yang kuat di Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah.

“Kami juga mempunyai program perkuliahan dan workshop khusus tentang jamu. Secara rutin diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Pertanian (FTP),” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....