World Cleanup Day Jateng Kampanyekan Bersih Sampah Digital Berhadiah Bibit Pohon
- 28 Apr 2026 22:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kampanye bersih sampah digital mulai digaungkan sebagai langkah sederhana menjaga lingkungan. Aktivitas ini mengajak anak muda lebih sadar terhadap jejak digital sehari-hari.
World Cleanup Day(WCD) Jawa Tengah menghadirkan gerakan clean up sampah digital bagi masyarakat. Program ini mengajak pengguna menghapus file tidak penting dari perangkat mereka.
Pembahasan ini berlangsung dalam dialog di Studio Pro 2 RRI Semarang pada Senin, 27 April 2026 sore. Diskusi tersebut mengangkat kampanye clean up sampah digital.
Leader WCD Jawa Tengah, Septiany Punti Dewi, menjelaskan kampanye ini sebagai solusi praktis. Ia menilai kebiasaan digital juga perlu dikelola seperti sampah fisik.
Langkah ini menjadi bagian dari aksi peduli lingkungan. “Kita bisa mulai dari hal kecil seperti membersihkan memori HP,” ujarnya.
Menurut Septiany, sampah digital berasal dari file yang tidak lagi digunakan. Foto, video, dan dokumen lama sering menumpuk tanpa disadari.
Ia menyebut data tersebut tetap tersimpan dalam server yang membutuhkan energi besar. Hal ini berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon.
WCD Jawa Tengah juga menghadirkan konsep menarik dalam kampanye ini. Peserta dapat menukar hasil bersih sampah digital dengan bibit pohon.
Program ini bertujuan menghubungkan aksi digital dengan dampak nyata bagi lingkungan. Penanaman pohon menjadi simbol kontribusi terhadap bumi.
Ia pun menekankan pentingnya aksi berkelanjutan. “Jadi bukan cuma hapus file, tapi juga ada aksi nyata menanam pohon,” katanya.
Peserta cukup menunjukkan bukti pembersihan data dari perangkat mereka. Bukti tersebut kemudian ditukar dengan bibit pohon yang disediakan.
Septiany berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda. Aksi kecil di dunia digital dapat memberi dampak besar bagi lingkungan.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan kebiasaan ini sebagai rutinitas. Membersihkan sampah digital dapat menjadi gaya hidup baru yang lebih ramah lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....