PMSM Jateng–USM Perkuat Sinergi SDM Lewat MoU dan Workshop Produktivitas
- 19 Apr 2026 18:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Tengah Perhimpunan Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia (PMSM Indonesia) bersama Universitas Semarang (USM) menggelar acara halalbihalal di Gedung Pasca Sarjana USM, Jalan Soekarno-Hatta No. 88 Semarang, Minggu 19 April 2026. Kegiatan itu juga disertai penandatanganan nota kesepahaman (MoU), serta workshop.
Narasumber yang dihadirkan Ir. Ariyananda Susilo – (Wawang), M.M. – dosen praktisi Pasca Sarjana Unika Soegijapranoto, Ketua BPD PUSPAERA (Perkumpulan Usaha Pariwisata Ekonomi Kreatif Indonesia) Jawa Tengah, sekaligus asesor kompetensi terlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menyambut Produktivitas Dengan Hati Yang Bersih”.
Dalam workshop inspiratif tersebut, Wawang – sapaan akrab Ariyananda Susilo memaparkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Produktivitas Nomor 286 Tahun 2025. Hal itu sebagai acuan terbaru peningkatan produktivitas tenaga kerja dan lembaga.
Dua alat manajemen utama: RACI (Responsible, Accountable, Consulted, Informed) untuk memutus rantai konflik peran, serta SIPOC (Supplier, Input, Process, Output, Customer) sebagai peta analisis alur kerja guna mengidentifikasi bottleneck tersembunyi. Produktivitas bukan hanya soal output dibagi input.
"Produktivitas adalah hasil kerja manusia yang terintegrasi dengan material, mesin, metode, dan uang – ditata dengan RACI, dipetakan dengan SIPOC. Zero drama, full kerja,” tegas Wawang di hadapan puluhan peserta yang terdiri dari pengurus PMSM, akademisi, dan praktisi HRD. Penekanan SKKNI Produktivitas ada tiga fase besar: Planning (Perencanaan), Executing (Pelaksanaan) dan Sustaining (Keberlanjutan).
Pihaknya menuturkan, hal tersebut bukanlah slogan, karena ini adalah kerangka aksi yang terukur. Manusia bukan hanya sumber daya, tetapi subjek pencipta nilai tambah. SDM produktif adalah manusia yang tahu peran, paham prosesnya, dan didukung sumber daya lain.
"SKKNI Produktivitas tidak hanya sebagai dokumen standar, tetapi sebagai kerangka aksi yang menghidupkan kolaborasi, komunikasi, dan kejelasan peran,” ujar Wawang. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rizki Nuansa Hadyan, S.Psi., M.M., Psikolog (Ketua DPD PMSM Jawa Tengah) dan Dr. Muhammad Junaidi, S.HI., M.H. (Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Semarang).
Menurut dia, MoU ini bertujuan mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Selain itu peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan, sertifikasi, dan kerja sama praktik lapangan (PKL), kunjungan perusahaan, serta penyediaan tenaga ahli.
Rizki Nuansa Hadyan menyambut baik kolaborasi ini. “Kami berharap ke depan silaturahmi dan sinergitas dengan perguruan tinggi, khususnya Universitas Semarang dan universitas lain di Jawa Tengah, dapat terbangun dengan baik. Ini langkah nyata mencetak SDM unggul yang kompeten, tersertifikasi, dan siap menghadapi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Muhammad Junaidi menegaskan komitmen USM dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia berbasis standar nasional. “Pasca Sarjana USM terbuka luas untuk kolaborasi riset, pelatihan, dan sertifikasi. Kami siap menjadi mitra akademik PMSM dalam mewujudkan produktivitas yang terukur dan berkelanjutan,” tuturnya.
Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 13.00 WIB ini juga dimeriahkan sesi tanya jawab interaktif, ramah tamah, serta ajakan bergabung bagi para profesional HRD di Jawa Tengah. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PMSM Jateng dan USM resmi memulai babak baru kemitraan strategis di bidang pengembangan SDM.
Hadir para tamu undangan yakni Dr. Yuli Budiati, S.E., M.Si., Kaprodi Magister Manajemen USM; Perwakilan DPP APINDO Jateng, UPTD naker propinsi; balai Produktivitas propinsi
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....