Forum Kepemimpinan Jateng, Rektor Undip Soroti Kepemimpinan Berbasis Aksi

  • 02 Apr 2026 19:25 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Forum Dialog Kepemimpinan Jawa Tengah menyoroti pentingnya kepemimpinan berbasis aksi dalam menjawab tantangan birokrasi. Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kepemimpinan tidak semata ditentukan oleh jabatan, melainkan oleh tindakan nyata.

Hal tersebut disampaikan saat Prof. Suharnomo didapuk menjadi moderator dalam Program Eksekutif Daerah (PED) Forum Dialog Kepemimpinan Jawa Tengah. Dialog bertema “Mengembangkan Inovasi, Memperkuat Kolaborasi, Meneguhkan Integritas” itu digelar di Gedung Sasana Widya Praja Jawa Tengah, Rabu, 1 April 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah. Adapun, yang menjadi narasumber dalam forum tersebut adalah Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.

Prof. Suharnomo memandu hangat jalannya forum sehingga acara berlangsung dengan baik, kondusif dan interaktif. “Monggo nanti interaktif dengan Pak Gubernur, serius tapi santai,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, kepemimpinan itu butuh aksi. Tidak perlu menunggu untuk memiliki posisi terlebih dahulu, tetapi dapat ditunjukkan di level yang kita punya otoritas.

Leadership is actions, not position. Kepemimpinan itu aksi, bukan posisi,” ujar Prof. Suharnomo dalam rilis pers, Kamis, 2 Maret 2026.

Sementara itu, Ahmad Luthfi sebagai narasumber menyampaikan, birokrasi pemerintahan harus hadir sebagai birokrasi yang melayani. “ASN harus cepat, responsif, dan mampu melakukan problem solving bagi masyarakat,” ucapnya.

Forum Dialog Kepemimpinan Jawa Tengah ini menjadi momentum yang perlu terus dilakukan sebagai upaya membangun komunikasi produktif dua arah antara kepala daerah, wakil kepala daerah, dan jajaran ASN, khususnya eselon II dan III. Khususnya, di tengah beragam tantangan pembangunan di Jawa Tengah.

Bagi gubernur dan wakil gubernur, forum dialog ini tidak semata-mata menjadi media untuk menyampaikan arahan kebijakan, tetapi juga media untuk mendengar secara langsung gagasan dari para ASN untuk kemajuan Jawa Tengah. Demikian halnya bagi ASN Jawa Tengah, forum dialog ini memiliki makna vital untuk mendengar langsung arah kebijakan gubernur sekaligus kesempatan untuk menyampaikan gagasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....