Isi Kajian Ramadan , Wamentan Ajak Mahasiswa Perkuat Ketahanan Pangan
- 04 Mar 2026 09:56 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang : Masjid Kampus Universitas Diponegoro (Maskam UNDIP) menjadi pusat syiar Islam di Kota Semarang dengan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif selama bulan suci Ramadan 2026. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan RI), Dr. Sudaryono, salah satu sosok yang hadir mengisi kajian menjelang berbuka puasa dan sholat tarawih pada Senin 2 Maret 2026.
Wamentan Sudaryono mengaku senang dapat memberikan tausiyah di Maskam UNDIP. Terlebih tema yang dibahas terkait Ramadan Penguatan Amanah dan Integritas dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan. Tema ini memberikan motivasi kepada para jamaah bahwa Ia merupakan anak petani dari Grobogan yang saat ini sukses menjadi Wamentan RI.
“Bapak saya seorang petani yang tidak lulus sekolah, namun ia bertekad agar anaknya dapat menempuh pendidikan yang setinggi-tingginya, sehingga saya belajar sungguh-sungguh hingga kuliah di Jepang,” ucapnya
Ia juga menyampaikan, progam dari Presiden RI saat ini adalah menempatkan sektor pertanian dan swasembada pangan menjadi prioritas.
“Kita bisa melihat kondisi geopolitik dunia yang tidak baik-baik saja. Sebisa mungkin kita tidak bergantung kebutuhan pokok kepada negara lain. Oleh karena itu pemenuhan kebutuhan mendasar rakyat melalui swasebada pangan amat sangat penting.” Ujarnya.
Sementara itu, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo menyampaikan kebanggaannya terhadap sosok Sudaryono yang disebut sebagai putra terbaik asal Grobogan, daerah yang juga menjadi kampung halamannya.
“Pertama kali saya ketemu dengan Mas Dar ketika sama-sama menjadi IMAGRO (Ikatan Mahasiswa Grobogan). Saya bangga Mas Dar adalah putra terbaik asal Grobogan yang saat ini menjadi Wamentan,” ungkap Prof. Suharnomo dalam rilisnya Rabu 4 Maret 2026.
Ia menyampaikan, Undip kini telah menyandang status Zero Waste, sebuah komitmen nyata dalam mengurangi beban sampah di wilayah Jawa Tengah.
“Sesuai dengan Tagline Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat. Saat ini Undip sudah menjadi kampus Zero Waste, dengan sampah yang ada di kampus diolah menjadi kompos dan energi lainnya sehingga Undip sudah tidak berkontribusi sampah di Kota Semarang,“ ucapnya .
Prof. Suharnomo juga memamerkan program Food Truck yang menyediakan makanan bergizi secara cuma-cuma, sebuah inisiatif yang telah berjalan bertahun-tahun di lingkungan kampus.
“UNDIP selama 4 tahun sudah menjalankan progam makan gratis bagi mahasiswa penerima KIPK maupun mahasiswa yang kurang mampu. Mudah-mudahan program makan gratis oleh UNDIP ini bisa menjadi contoh bagi institusi lain yang melaksanakan program yang sama termasuk Makan Bergisi Gratis (MBG) yang saat ini sedang di jalankan pemerintah,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....