Udinus Resmikan IBC Chapter, Pusat Blockchain Jateng
- 24 Jan 2026 09:19 WIB
- Semarang
RRI.CO,ID, Semarang - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) resmi mengukuhkan posisinya sebagai pionir pengembangan teknologi blockchain di Jawa Tengah dengan meresmikan Indonesia Blockchain Center (IBC) Chapter Udinus. Peresmian ini sekaligus menandai afiliasi resmi Udinus dengan Dubai Blockchain Center.
Momen tersebut ditandai dengan pemberian penghargaan dari Dubai Blockchain Center bersama Indonesia Blockchain Center (IBC) dan Sealbound UAE kepada Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom. Penghargaan diberikan atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi digital serta pengembangan teknologi blockchain di lingkungan pendidikan tinggi.
Dengan diresmikannya IBC Chapter Udinus, kampus ini ditetapkan sebagai pusat studi dan pengembangan blockchain pertama di Jawa Tengah. Pusat studi ini terhubung langsung dengan ekosistem blockchain global, khususnya Dubai sebagai salah satu pusat teknologi blockchain dunia.
Peresmian tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Training for Trainers (ToT) yang menghadirkan pelatih terafiliasi Dubai Blockchain Center. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah mitra internasional, di antaranya Ms. Moussa Alshhehi dari Sealbound UAE serta Mr. Chantal Donelan dari NEXSTOX Malaysia.
Dalam langkah strategis yang inovatif, Udinus juga mengumumkan akan menjadi universitas pertama di Indonesia yang menerapkan 100 persen ijazah kelulusan berbasis teknologi blockchain. Sistem ini dirancang untuk menjamin keaslian ijazah, mencegah pemalsuan, serta mempermudah proses verifikasi secara global.
Perwakilan Indonesia Blockchain Center, H. Hambali, menilai pendirian IBC Chapter Udinus sebagai tonggak penting bagi pengembangan blockchain nasional. “Udinus kami dorong menjadi role model nasional dalam pemanfaatan blockchain, tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga untuk sertifikasi dan sistem anti-fraud,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Sabtu, 24 Januari 2026.
Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, menegaskan komitmen kampusnya dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi masa depan. “Melalui kolaborasi global ini, Udinus siap menjadi pusat pengembangan blockchain serta mencetak talenta digital berstandar internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus, Sri Winarno, M.Kom., Ph.D., menyampaikan, pusat studi blockchain pertama di Jawa Tengah akan berlokasi di lingkungan FIK Udinus. Pusat studi ini akan didukung oleh 30 trainer bersertifikat dari Indonesia Blockchain Center dan Dubai Blockchain Center.
Peresmian IBC Chapter Udinus ini semakin memperkuat kerja sama antara Dubai Blockchain Center, Indonesia Blockchain Center, Sealbound UAE, dan NEXSTOX Malaysia. Hal ini sekaligus menandai langkah strategis Jawa Tengah menuju salah satu pusat pengembangan teknologi blockchain nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....