Unnes Latih Keterampilan Menulis Manuskrip Jurnal Internasional Bereputasi

  • 11 Jul 2025 17:51 WIB
  •  Semarang

KBRN, Pekalongan: Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas akademik dan publikasi ilmiah, Universitas Negeri Semarang (Unnes) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Pascasarjana tahun 2025. Kegiatan pengabdian mengangkat tema “Meningkatkan Keterampilan Menulis Manuskrip Jurnal Internasional Bereputasi Bagi Dosen” di UIN KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan.

"Kegiatan ini tujuan utamanya untuk memberikan pelatihan dan pendampingan intensif kepada para dosen. Tepatnya dalam menyusun manuskrip yang layak dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi," jelas Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Unnes, Prof Dr Dyah Rini Indriyanti.

Selain Dyah Rini, anggota tim pengabdi yaitu Imas Istiani SS MA, Prof Dr Sri Kadarwati, Maria Ayu Puspita SHum MHum. Tim pengabdi dari Unnes bekerjasama dengan UIN Gus Dur yang diwakili oleh Dr Muhammad Jaeni MPd, Ahmad Burhanudin MHum, serta Eros Meiliana Shofa MPd.

Dalam sambutannya, Dyah Rini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas publikasi internasional sebagai bagian dari upaya menuju universitas berkelas dunia.

“Keterampilan menulis ilmiah dalam bahasa Inggris serta pemahaman terhadap standar jurnal bereputasi merupakan kebutuhan mendesak bagi dosen saat ini,” ujarnya.

Adapun, materi yang diberikan dalam pelatihan ini mencakup strategi penulisan manuskrip jurnal internasional, dan syarat indeksasi ke Scopus bagi pengelola jurnal. Selain itu ada materi pengalaman mengirim manuksrip ke jurnal internasional untuk jurnal dengan scope sains dan humaniora.

Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiah dan Ilmu keguruan, UIN Gus Dur Prof Dr H Muhlisin. Jumlah peserta kegiatan terdiri atas 100 dosen UIN Gus Dur.

Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir lebih banyak penulis-penulis ilmiah dari UIN Gus Dur yang mampu bersaing di tingkat global melalui publikasi di jurnal internasional bereputasi.

Sementara itu, Muhlisin menuturkan, pelatihan ini sangat penting bagi dosen UIN Gus Dur, apalagi mereka mempunyai kewajiban untuk menulis jurnal. Peserta pelatihan diharapkan mengikuti dan mencermati kegiatan dengan baik.

"Melalui pelatihan ini, saya harap dosen UIN Gus Dur bisa mengetahui dan bertambah ilmu pengetahuan tentang menulis jurnal. Sehingga mereka kedepan mampu mengaplikasikan penulisan jurnal terakreditasi internasional," ujar Dekan Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan, UIN Gus Dur tersebut. (Royce)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....