Garu Luku, Alat Bajak yang mulai ditinggalkan Petani
- 12 Jun 2025 21:51 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Luku dan Garu adalah alat pertanian tradisional yang digunakan untuk membajak sawah, juga dikenal dengan sebutan bajak atau tenggala. Adapun tujuan me-luku adalah menggemburkan tanah dan membebaskannya dari gulma atau tanaman pengganggu.
Pada umumnya luku berbentuk lempengan segitiga yang terbuat dari besi plat tajam. Dengan demikian saat dijalankan, alat ini akan membuat tanah teriris dan terbalik menjadi bentuk segitiga.
Di era modern sekarang banyak tercipta peralatan-peralatan canggih untuk mempermudah pekerjaan dalam dunia pertanian. Salah satunya adalah mesin traktor, alat pembajak tanah yang hampir setiap orang memanfaatkannya untuk pertanian.
Namun, ditengah maraknya penggunaan traktor, masih ada yang tetap melestarikan dan menggunakan traktor tradisional yaitu luku dan garu. Luku dan garu biasanya digerakkan dengan dua ekor sapi atau kerbau untuk membajak tanah pertanian.
Di daerah pedesaan masih ada warga petani yang lebih suka menggunakan jasa luku dan garu dari pada traktor mesin. Salah satu penyebabnya adalah kontur tanah yang lebih baik dibajak dengan luku dan garu disbanding menggunakan mesin.
Penggemburan menggunakan mesin menjadikan tanah kurang gembur karena terinjak oleh roda traktor. Salah satu kekurangan menggunakan bajak yakni membutuhkan waktu lebih lama dibanding traktor mesin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....