Gen Z Membiarkan Ponsel Mode ‘Jangan Ganggu’ Kenapa?

  • 10 Feb 2025 05:30 WIB
  •  Semarang

KBRN,Semarang: Gen Z semakin sering membiarkan ponsel mereka dalam mode 'Jangan Ganggu' untuk menghindari gangguan yang tidak diinginkan. Tren ini menjadi cara untuk membatasi komunikasi yang bisa memicu kecemasan sosial dan tekanan sosial.

Bagi generasi ini, memiliki telepon rumah terasa aneh karena mereka terbiasa dengan komunikasi yang lebih fleksibel. Ketidakpastian dalam menerima panggilan acak tanpa mengetahui siapa yang menelepon dapat menimbulkan rasa cemas.

Selain untuk menghindari panggilan spam dan penipuan, mode ini juga memberi jarak dari percakapan mendadak. Berkomunikasi lewat teks lebih nyaman karena memungkinkan mereka mengontrol respons tanpa tekanan waktu nyata.

Gen Z dikenal aktif di berbagai platform media sosial dan sering terlibat dalam banyak percakapan sekaligus. Namun, ironisnya, mereka lebih memilih untuk tidak dihubungi secara langsung melalui panggilan telepon.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z lebih terbiasa mengekspresikan diri melalui pesan suara atau video. Mereka menghindari percakapan telepon karena lebih sulit menetapkan batasan atau menghindari situasi yang tidak nyaman.

Survei menunjukkan bahwa sekitar 70 persen generasi ini merasa cemas saat harus menjawab telepon. Mereka lebih suka menggunakan komunikasi tertulis karena memberikan ruang untuk berpikir sebelum merespons.

Teknologi telah mengubah cara manusia berinteraksi dan membentuk norma sosial baru dalam komunikasi. Gen Z menganggap panggilan telepon sebagai sesuatu yang intrusif, bukan lagi sebagai alat utama untuk terhubung dengan orang lain.

Meskipun cara berkomunikasi terus berubah, kebutuhan manusia untuk berinteraksi tetap sama. Pada akhirnya, baik melalui teks, suara, atau tatap muka, manusia tetap mencari cara untuk menjalin hubungan sosial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....