Hari Aksara Internasional Dorong Masyarakat Semakin Melek Literasi
- 07 Sep 2026 10:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Hari Aksara Internasional (International Literacy Day) diperingati setiap 8 September untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya literasi. Peringatan ini menjadi momentum mendorong masyarakat membangun kehidupan yang lebih berpengetahuan dan berdaya.
Sejarah Hari Aksara Internasional bermula dari konferensi pemberantasan buta huruf di Teheran, Iran. Konferensi tersebut berlangsung pada September 1965 dan membahas strategi meningkatkan kemampuan literasi masyarakat dunia.
Setahun kemudian, UNESCO menetapkan 8 September sebagai Hari Aksara Internasional melalui Konferensi Umum ke-14. Peringatan tersebut kemudian mulai dilaksanakan secara global pada 1967.
Penetapan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan perhatian terhadap persoalan buta aksara. Literasi dipandang sebagai bagian penting dari martabat manusia sekaligus hak dasar setiap individu.
Dalam perkembangannya, makna literasi tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan menggunakan pengetahuan secara tepat.
Tujuan utama peringatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi dalam kehidupan. Peringatan tersebut juga mendorong akses pendidikan yang lebih luas, adil, dan inklusif.
Literasi berperan penting dalam membantu seseorang memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta kesempatan lebih luas. Kemampuan tersebut juga mendukung pembelajaran sepanjang hayat dan partisipasi aktif dalam masyarakat.
Di era digital, tantangan literasi semakin berkembang seiring derasnya arus informasi melalui berbagai platform. Masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi agar terhindar dari informasi keliru dan menyesatkan.
Peringatan Hari Aksara Internasional juga menjadi pengingat mengenai ketimpangan akses pendidikan di berbagai wilayah. Upaya meningkatkan literasi membutuhkan kerja sama pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat.
Pada 2026, Hari Aksara Internasional memasuki peringatan ke-60 dengan tema “Literacy for people, the planet and prosperity”. UNESCO menjadikan momentum tersebut untuk mengevaluasi kemajuan serta menghadapi tantangan literasi masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....