Hari Kemanusiaan Sedunia Teguhkan Solidaritas untuk Sesama

  • 19 Agt 2026 09:08 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Hari Kemanusiaan Sedunia (World Humanitarian Day) diperingati setiap 19 Agustus untuk menghormati perjuangan kemanusiaan di berbagai penjuru dunia. Peringatan ini mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Sejarah Hari Kemanusiaan Sedunia berkaitan dengan serangan bom terhadap markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di Baghdad. Peristiwa tersebut terjadi pada 19 Agustus 2003 dan menewaskan 22 orang.

Salah satu korban adalah Sergio Vieira de Mello, perwakilan khusus Sekretaris Jenderal PBB. Peristiwa tersebut menjadi pengingat besarnya risiko yang dihadapi pekerja kemanusiaan.

Majelis Umum PBB kemudian menetapkan 19 Agustus sebagai Hari Kemanusiaan Sedunia. Penetapan tersebut dilakukan melalui resolusi yang disahkan pada Desember 2008.

Tujuan peringatan ini adalah menghormati pekerja kemanusiaan yang membantu masyarakat terdampak krisis. Momentum tersebut juga meningkatkan kesadaran mengenai kebutuhan kemanusiaan global.

Pekerja kemanusiaan bertugas memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak konflik, bencana, dan berbagai keadaan darurat. Mereka menghadapi berbagai risiko ketika menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terdampak.

Hari Kemanusiaan Sedunia juga mendorong masyarakat mendukung prinsip kemanusiaan dan perlindungan warga sipil. Nilai kemanusiaan mencakup solidaritas, empati, martabat, serta kepedulian terhadap kelompok rentan.

Berbagai organisasi biasanya menggelar kampanye dan kegiatan sosial untuk memperingati momentum tersebut. Kegiatan ini bertujuan memperluas kesadaran mengenai tantangan kemanusiaan yang masih dihadapi dunia.

Hari Kemanusiaan Sedunia menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat membawa perubahan bagi kehidupan banyak orang. Solidaritas global diharapkan terus tumbuh untuk membangun dunia yang lebih aman dan manusiawi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....