Rayakan Literasi pada Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia

  • 22 Apr 2026 16:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia (World Book and Copyright Day) dirayakan setiap tanggal 23 April. Perayaan global ini merupakan penghormatan besar terhadap kekuatan buku dalam mengubah dunia menjadi lebih baik.

UNESCO menetapkan tanggal tersebut untuk mengenang wafatnya penulis besar seperti William Shakespeare dan Miguel de Cervantes. Sejarahnya bermula dari tradisi di Catalonia yang memberikan buku sebagai tanda kasih sayang setiap tahun.

Tujuan utama peringatan ini adalah untuk mempromosikan minat baca di kalangan masyarakat dari berbagai usia. Selain itu, kegiatan ini bertujuan melindungi hak kekayaan intelektual para penulis melalui sistem hak cipta.

Buku dianggap sebagai jendela dunia yang mampu menghubungkan pemikiran manusia melintasi ruang dan juga waktu. Melalui tulisan, sejarah dan budaya bangsa dapat terjaga dengan baik untuk dipelajari oleh generasi mendatang.

Perlindungan hak cipta sangat penting guna menjamin penghargaan ekonomi serta moral bagi para pencipta karya. Tanpa perlindungan hukum, kreativitas penulis mungkin akan terhambat karena maraknya praktik pembajakan yang sangat merugikan.

Pemerintah di berbagai negara terus berupaya meningkatkan literasi dengan membangun perpustakaan yang modern dan nyaman. Akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas harus dibuka seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Di era digital, tantangan menjaga orisinalitas karya menjadi semakin kompleks karena kemudahan akses penyebaran informasi. Namun, teknologi juga memberikan peluang bagi penulis baru untuk mempublikasikan karya mereka secara mandiri dan luas.

Jadikan momen Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia sebagai pemantik semangat untuk mulai menulis dan menghargai setiap karya orisinal. Dengan membaca, kita memperkaya jiwa sekaligus mendukung keberlangsungan ekosistem literasi yang sehat di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....